Skripsi
Pengaruh Kualitas Laba terhadap Efisiensi Investasi dengan Afiliasi Grup Bisnis Sebagai Variabel Moderasi (Studi pada Perusahaan Non-Keuangan yang Terdaftar di BEI Periode 2015-2024)
Pengarang:
Pandu Maulana Anwari - ; Muhammad Budi Prasetyo (Pembimbing/Promotor) - ; Rizky Luxianto (Penguji) - ; Zuliani Dalimunthe (Penguji) -
Deskripsi
Penelitian ini menganalisis pengaruh kualitas laba terhadap efisiensi investasi pada perusahaan non-keuangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama periode 2015-2024, serta menguji peran afiliasi grup bisnis sebagai variabel moderasi. Kualitas laba diukur menggunakan akrual diskresioner berbasis kinerja, efisiensi investasi diproksikan melalui residual model investasi terhadap pertumbuhan penjualan, dan afiliasi grup bisnis diidentifikasi berdasarkan kepemilikan efektif pemegang saham pengendali akhir. Penelitian ini menggunakan data sekunder dengan pemilihan sampel melalui metode purposive sampling, yang menghasilkan 5.158 observasi firm-year dari 794 perusahaan. Analisis empiris dilakukan menggunakan regresi data panel dengan efek tetap dua arah pada level industri dan tahun serta galat baku terkelompok pada level perusahaan, dan pengujian moderasi melalui interaksi antarvariabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas laba berpengaruh positif dan signifikan terhadap efisiensi investasi, yang mengindikasikan bahwa pelaporan laba yang lebih berkualitas mengurangi penyimpangan investasi perusahaan. Pengaruh tersebut bersifat asimetris, yaitu kualitas laba terbukti menekan overinvestment secara signifikan tetapi tidak menekan underinvestment, sehingga mengindikasikan bahwa kualitas laba bekerja terutama melalui jalur tata kelola internal dan kurang efektif melalui jalur informasi pada pasar modal Indonesia. Namun, afiliasi grup bisnis tidak terbukti berpengaruh signifikan terhadap efisiensi investasi, dan interaksinya dengan kualitas laba tidak signifikan, sehingga afiliasi grup bisnis tidak berperan sebagai variabel moderasi yang memperkuat hubungan antara kualitas laba dan efisiensi investasi. Temuan ini menunjukkan bahwa efisiensi investasi perusahaan di Indonesia dipengaruhi secara langsung oleh kualitas laba, terutama melalui penekanan overinvestment, tanpa adanya penguatan dari afiliasi grup bisnis sebagaimana ditemukan pada sebagian pasar berkembang lainnya.