Skripsi
Bridging Distances, Reducing Crime: Remoteness and Rural Crime, Evidence from Indonesian Villages
Pengarang:
Cornelius Enrico Kurniawan - ; Muhammad Halley Yudhistira (Pembimbing/Promotor) - ; Paksi C.K. Walandouw (Penguji) - ; Witri Indriyani (Penguji) -
Deskripsi
Penelitian ini mengkaji apakah keterpencilan wilayah mempengaruhi tingkat kejahatan di berbagai desa di Indonesia, serta apakah pengaruh tersebut berbeda-beda tergantung pada jenis kejahatannya. Dengan menggunakan model LPM-TWFE yang didasarkan pada 128.872 pengamatan desa dari survey PODES 2014 dan 2024, temuan menunjukkan bahwa dampak keterpencilan bervariasi tergantung pada mekanisme spesifik yang dipertimbangkan, bukan bersifat konsisten di seluruh mekanisme. Tindak pencurian yang disertai kekerasan, pemerkosaan, dan pembunuhan, meningkat secara signifikan di daerah-daerah yang lebih terpencil, akibat penegakan hukum yang lebih lemah. Di sisi lain, tindak penipuan dan penyalahgunaan narkoba justru menurun di daerah-daerah tersebut, karena kejahatan tersebut berkaitan dengan peluang ekonomi yang terbatas. Lima kategori kejahatan tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan. Analisis heterogenitas menunjukkan bahwa di Jawa, penegakan hukum lebih dominan, sedangkan di wilayah di luar Jawa, aktivitas ekonomi memainkan peran yang lebih signifikan.