Skripsi
Do Parental Working Hours Shape Children’s Cognitive Outcome? The Moderating Role of Parental Age
Pengarang:
Hana Permata Putri - ; I Dewa Gede Karma Wisana (Pembimbing/Promotor) - ; Turro S. Wongkaren (Penguji) - ; Paksi C.K. Walandouw (Penguji) -
Deskripsi
Studi ini menganalisis pengaruh jam kerja orang tua terhadap hasil kognitif anak di
Indonesia, dengan memasukkan peran moderasi usia orang tua, menggunakan data dari
IFLS gelombang 4 dan gelombang 5 dengan estimasi OLS. Pada rumah tangga dual-
earner, jam kerja ayah selama periode usia dini anak (0–3 tahun) berasosiasi negatif
dengan hasil kognitif anak ketika ayah berusia 30–39 tahun, tetapi berasosiasi positif
ketika ayah berusia 40 tahun ke atas. Pada periode yang sama, jam kerja ibu berasosiasi
negatif dengan hasil kognitif anak ketika ibu berusia di bawah 25 tahun, namun
berasosiasi positif ketika ibu berusia 35–39 tahun. Pada rumah tangga male breadwinner,
jam kerja ayah selama periode usia sekolah anak (7–10 tahun) berasosiasi positif dengan
hasil kognitif anak ketika ayah berusia 30–34 tahun. Temuan ini menunjukkan bahwa
pengaruh jam kerja orang tua terhadap hasil kognitif anak dimoderasi oleh usia orang tua, dan tidak seragam di seluruh kelompok.
Indonesia, dengan memasukkan peran moderasi usia orang tua, menggunakan data dari
IFLS gelombang 4 dan gelombang 5 dengan estimasi OLS. Pada rumah tangga dual-
earner, jam kerja ayah selama periode usia dini anak (0–3 tahun) berasosiasi negatif
dengan hasil kognitif anak ketika ayah berusia 30–39 tahun, tetapi berasosiasi positif
ketika ayah berusia 40 tahun ke atas. Pada periode yang sama, jam kerja ibu berasosiasi
negatif dengan hasil kognitif anak ketika ibu berusia di bawah 25 tahun, namun
berasosiasi positif ketika ibu berusia 35–39 tahun. Pada rumah tangga male breadwinner,
jam kerja ayah selama periode usia sekolah anak (7–10 tahun) berasosiasi positif dengan
hasil kognitif anak ketika ayah berusia 30–34 tahun. Temuan ini menunjukkan bahwa
pengaruh jam kerja orang tua terhadap hasil kognitif anak dimoderasi oleh usia orang tua, dan tidak seragam di seluruh kelompok.