Skripsi
Pengaruh Persepsi Keamanan Masyarakat terhadap Harga Rumah di Indonesia Tahun 2025
Pengarang:
Marshellin Fatricia Wardhani - ; Irfani Fithria Ummul Muzayanah (Pembimbing/Promotor) - ; Widyono Soetjipto (Penguji) - ; Muhammad Halley Yudhistira (Penguji) -
Deskripsi
Rumah merupakan kebutuhan dasar sekaligus aset ekonomi yang nilainya dipengaruhi oleh berbagai atribut struktural, lokasional, dan lingkungan. Di tengah meningkatnya perhatian terhadap keamanan lingkungan tempat tinggal, persepsi keamanan menjadi salah satu atribut nonfisik yang berpotensi memengaruhi harga rumah, namun penelitian mengenai hal ini di Indonesia masih terbatas. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh persepsi keamanan masyarakat terhadap harga rumah di Indonesia pada tahun 2025, menggunakan data cross-sectional Survei Sosial Ekonomi Nasional (SUSENAS). Persepsi keamanan dikonstruksi sebagai variabel dummy berdasarkan penilaian rumah tangga terhadap kondisi keamanan lingkungan tempat tinggalnya, sementara harga rumah diproksikan menggunakan nilai sewa bulanan dan imputed rent. Mengingat persepsi keamanan sebagai external amenity dinilai lebih relevan pada kawasan berkepadatan tinggi dengan pasar sewa aktif, analisis regresi utama menggunakan metode Ordinary Least Squares (OLS) difokuskan pada sampel rumah tangga di wilayah metropolitan Indonesia, dengan mengontrol karakteristik sosio-ekonomi dan demografi kepala rumah tangga, karakteristik fisik bangunan, serta kondisi lingkungan wilayah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi keamanan berkorelasi positif dan signifikan terhadap harga rumah di wilayah metropolitan, konsisten dengan kerangka teori hedonic pricing (Rosen, 1974). Temuan ini menunjukkan bahwa pengaruh persepsi keamanan terhadap harga rumah tidak bersifat homogen secara nasional, melainkan bergantung pada konteks spasial dan tingkat perkembangan wilayah.