Skripsi
Horizontal Mismatch Lulusan Pendidikan Tinggi di Indonesia: Perbandingan Bidang Studi Science, Technology, Engineering, Mathematics (STEM) dan Bidang Studi Lainnya
Pengarang:
Kamila Briliani Putri Nasution - ; Thia Jasmina (Pembimbing/Promotor) - ; Suahasil Nazara (Penguji) - ; Prita Nurmalia Kusumawardhani (Penguji) -
Deskripsi
Penguatan sumber daya manusia di bidang studi Science, Technology, Engineering, Mathematics (STEM) atau Sains dan Teknologi (Saintek) menjadi salah satu prioritas dalam agenda transformasi ekonomi Indonesia. Namun, belum diketahui secara pasti apakah lulusan Saintek yang bekerja benar-benar bekerja sesuai dengan bidang studi mereka. Penelitian ini menganalisis kecenderungan terjadinya horizontal mismatch pada lulusan pendidikan tinggi di Indonesia dengan membandingkan kelompok bidang studi Saintek, Pertanian, Rumpun Ilmu Kesehatan (RIK), Pendidikan, Humaniora, dan Sosial. Penelitian ini menggunakan data Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas) Agustus 2022 dengan model regresi logistik biner dan average marginal effects (AME), disertai analisis heterogenitas berdasarkan jenis kelamin, tahun sejak lulus dan jenjang pendidikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lulusan RIK dan Pendidikan memiliki kecenderungan horizontal mismatch yang jauh lebih rendah dibandingkan dengan Saintek, sementara lulusan Pertanian dan Humaniora justru memiliki kecenderungan horizontal mismatch yang lebih tinggi. Kondisi ini konsisten dengan ketersediaan jalur sertifikasi profesi yang melindungi kesesuaian pendidikan-pekerjaan pada RIK dan pendidikan, serta keterbatasan kapasitas serap sektor-sektor teknis bagi lulusan Saintek, sejalan dengan Job Assignment Theory dan teori specific human capital. Analisis heterogenitas memperkaya temuan ini dengan menunjukkan variasi pola berdasarkan jenis kelamin, pengalaman kerja dan jenjang pendidikan. Temuan ini diharapkan dapat menjadi masukan bagi perumusan kebijakan yang memperkuat ekosistem permintaan tenaga kerja berbasis kompetensi Saintek agar selaras dengan agenda transformasi ekonomi nasional.