Skripsi
Analisis Pengaruh Geopolitical Risk terhadap Tail Risk dan Tail Risk Contagion di Pasar Saham G20 dengan Pendekatan ASM-CAViaR dan QVAR: Replikasi dan Analisis Subkawasan Regional
Pengarang:
Taufan Fadhillah - ; Nur Dhani Hendranastiti (Pembimbing/Promotor) - ; Asiah Muchtar (Penguji) - ; Zaafri Ananto Husodo (Penguji) -
Deskripsi
Penelitian ini menganalisis pengaruh geopolitical risk (GPR) terhadap tail risk dan tail risk contagion pada pasar saham negara-negara G20 selama periode Januari 2001 hingga November 2025. Penelitian ini menggunakan pendekatan ASM-CAViaR untuk mengestimasi tail risk individual pada kuintil downside (0,05), median (0,50), dan upside (0,95), kemudian menggunakan QVAR dan GFEVD untuk mengukur tail risk connectedness. Selain analisis global, penelitian ini mengembangkan analisis regional melalui pengukuran within-region connectedness pada kawasan Asia-Pasifik, Eropa, Amerika, dan MEA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa GPR berkaitan dengan tail risk individual negara, tetapi tidak terbukti memperkuat downside tail risk connectedness global secara signifikan. Hubungan yang paling konsisten ditemukan pada kuintil median, ketika GPR berpengaruh negatif terhadap connectedness pasar saham G20. Saluran Economic News Sentiment dan volatilitas nilai tukar tidak memperoleh dukungan empiris yang kuat pada model GPR agregat, meskipun komponen geopolitical threat menunjukkan hubungan yang lebih jelas dengan kedua mekanisme tersebut. Analisis regional menunjukkan bahwa hubungan GPR dengan within-region connectedness berbeda antar kawasan dan kondisi pasar. Dalam konteks Indonesia, hasil QVAR menunjukkan bahwa pasar saham Indonesia cenderung berperan sebagai net receiver, sehingga kerentanannya terutama berasal dari limpahan risiko eksternal. Secara keseluruhan, penelitian ini menunjukkan bahwa pengaruh GPR terhadap jaringan risiko pasar saham G20 bersifat kompleks, kondisional, serta bergantung pada kuintil, kawasan, dan spesifikasi model.