Skripsi
The Impact of Investor Attention Measured Through Google Search Volume on Stock Liquidity and Its Implication for Stock Returns of Retail Stocks Listed on the Indonesia Stock Exchange 2021-2025
Pengarang:
Maheswari Ditia Velma - ; Karina Wulandari (Pembimbing/Promotor) - ; Ririen Setiati Riyanti (Penguji) - ; Lenny Suardi (Penguji) -
Deskripsi
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh perhatian investor yang diukur menggunakan Google Search Volume (GSV) terhadap likuiditas saham dan return saham perusahaan sektor ritel yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2021–2025, serta menguji apakah likuiditas saham berperan sebagai saluran transmisi yang menghubungkan perhatian investor dan return saham. Perhatian investor diproksikan menggunakan data pencarian Google Trends dengan kata kunci terkait keuangan untuk menangkap permintaan informasi yang berasal dari investor, sedangkan likuiditas saham diukur menggunakan Amihud Illiquidity Ratio dan return saham dihitung menggunakan return saham bulanan. Penelitian ini menggunakan analisis regresi data panel dengan observasi bulanan perusahaan sektor ritel yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia serta memasukkan beberapa variabel kontrol, yaitu ukuran perusahaan, leverage, past return, dan market return. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perhatian investor tidak memiliki pengaruh signifikan secara langsung terhadap likuiditas saham, dan likuiditas saham juga tidak berpengaruh signifikan terhadap return saham. Selain itu, hasil penelitian menunjukkan bahwa likuiditas saham tidak berfungsi sebagai saluran transmisi yang signifikan antara perhatian investor dan return saham pada sektor ritel di Indonesia. Namun, market return ditemukan memiliki pengaruh positif signifikan terhadap return saham, yang menunjukkan bahwa kondisi pasar secara keseluruhan masih menjadi faktor utama yang memengaruhi kinerja saham. Temuan ini mengindikasikan bahwa perhatian investor yang tercermin melalui Google Search Volume belum tentu diterjemahkan menjadi perubahan likuiditas maupun kinerja saham pada pasar berkembang dengan partisipasi investor ritel yang tinggi. Penelitian ini berkontribusi pada literatur behavioral finance dengan memberikan bukti empiris dari sektor ritel Indonesia serta memberikan wawasan terkait keterbatasan proksi perhatian investor dalam menjelaskan perilaku pasar.