Skripsi
Pengaruh Artificial Intelligence Usage terhadap Moonlighting Intention Karyawan Bank Konvensional KBMI 1 di Jabodetabek dengan Job Insecurity dan Work Engagement sebagai Variabel Mediasi
Pengarang:
Restu Ferdigantara Mauritz - ; Muhammad Irfan Syaebani (Pembimbing/Promotor) - ; Muthia Pramesti (Penguji) - ; Nayunda Andhika Sari (Penguji) -
Deskripsi
Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui sejauh mana Artificial Intelligence Usage (AIU) memengaruhi Moonlighting Intention (MI) karyawan bank konvensional KBMI 1 di Jabodetabek, dengan menempatkan Job Insecurity (JI) dan Work Engagement (WE) sebagai variabel mediasi. Penelitian ini mengusung pendekatan kuantitatif desain penelitian konklusif serta menerapkan metode cross-sectional dalam pengumpulan datanya. Melalui non-probability sampling, sebanyak 233 orang karyawan tetap bank konvensional KBMI 1 di Jabodetabek yang telah bekerja selama sekurang-kurangnya satu tahun dilibatkan ke dalam penelitian ini. Seluruh item indikator diukur dengan menggunakan Skala Likert 7 Poin. Data yang telah dikumpulkan selanjutnya dianalisis menggunakan metode Structural Equation Modeling (SEM) dengan bantuan software LISREL 8.80. Hasilnya ditemukan bahwa AIU tidak memiliki pengaruh yang signifikan, baik terhadap MI, JI, maupun WE. Sebaliknya, JI dan WE terbukti berpengaruh positif signifikan terhadap MI. Temuan ini mengindikasikan bahwasanya pada karyawan bank konvensional KBMI 1 di Jabodetabek pada saat ini, keinginan untuk mencari pekerjaan sampingan lebih banyak dipicu oleh faktor ekonomi dibandingkan dengan penggunaan teknologi AI (Akal Imitasi) di tempat kerja, hal ini didukung juga oleh data yang menunjukkan jikalau sebagian besar responden memiliki gaji di bawah Upah Minimum Regional (UMR) dan Kebutuhan Hidup Layak (KHL) Wilayah Jabodetabek. Sehingga implikasi praktis khususnya bagi manajemen perbankan adalah untuk meninjau ulang struktur kompensasi karyawan dengan kembali mempertimbangkan biaya hidup serta kesejahteraan karyawan guna menekan Moonlighting Intention.