Skripsi
Asosiasi Modal Manusia Maternal Terhadap Skor Kognitif Anak
Pengarang:
Aqila Hanan Salsabila - ; Omas Bulan Samosir (Pembimbing/Promotor) - ; Padang Wicaksono (Penguji) - ; Dhaniel Ilyas (Penguji) -
Deskripsi
Rendahnya produktivitas tenaga kerja Indonesia dibandingkan negara-negara
lain merupakan persoalan struktural yang akarnya tidak hanya terletak pada
angkatan kerja saat ini, melainkan juga pada kualitas sumber daya manusia yang
dibentuk sejak usia anak-anak. Salah satu faktor rumah tangga yang paling
menentukan kualitas tersebut adalah modal manusia ibu, yang direpresentasikan
oleh tingkat pendidikannya; sebagaimana kesenjangan sumber daya manusia pada
orang dewasa kerap tercermin pada produktivitasnya, kesenjangan modal manusia
pada ibu turut tercermin pada kualitas pengasuhan yang diberikannya kepada anak.
Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh pendidikan ibu terhadap
kemampuan kognitif anak di Indonesia, sekaligus menguji apakah pengaruh
tersebut diperkuat oleh status partisipasi kerja ibu serta berbeda antara anak usia
pendidikan dasar dan menengah. Penelitian ini menggunakan data Indonesian
Family Life Survey (IFLS) gelombang kelima tahun 2014–2015 dengan unit
analisis sebanyak 8.693 anak usia sekolah yang tinggal bersama ibu kandungnya,
dianalisis menggunakan regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan
bahwa pendidikan ibu memiliki pengaruh positif yang nyata terhadap kemampuan
kognitif anak: semakin tinggi pendidikan ibu, semakin tinggi pula kemampuan
kognitif anaknya, dengan kesenjangan capaian yang cukup berarti antara anak dari
ibu tanpa pendidikan formal dan anak dari ibu lulusan pendidikan tinggi. Pengaruh
ini lebih besar pada anak dari ibu yang turut bekerja. Hasil ini mengimplikasikan
pentingnya peningkatan pendidikan dan partisipasi kerja perempuan untuk
meningkatkan pencapaian kognitif anak.
lain merupakan persoalan struktural yang akarnya tidak hanya terletak pada
angkatan kerja saat ini, melainkan juga pada kualitas sumber daya manusia yang
dibentuk sejak usia anak-anak. Salah satu faktor rumah tangga yang paling
menentukan kualitas tersebut adalah modal manusia ibu, yang direpresentasikan
oleh tingkat pendidikannya; sebagaimana kesenjangan sumber daya manusia pada
orang dewasa kerap tercermin pada produktivitasnya, kesenjangan modal manusia
pada ibu turut tercermin pada kualitas pengasuhan yang diberikannya kepada anak.
Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh pendidikan ibu terhadap
kemampuan kognitif anak di Indonesia, sekaligus menguji apakah pengaruh
tersebut diperkuat oleh status partisipasi kerja ibu serta berbeda antara anak usia
pendidikan dasar dan menengah. Penelitian ini menggunakan data Indonesian
Family Life Survey (IFLS) gelombang kelima tahun 2014–2015 dengan unit
analisis sebanyak 8.693 anak usia sekolah yang tinggal bersama ibu kandungnya,
dianalisis menggunakan regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan
bahwa pendidikan ibu memiliki pengaruh positif yang nyata terhadap kemampuan
kognitif anak: semakin tinggi pendidikan ibu, semakin tinggi pula kemampuan
kognitif anaknya, dengan kesenjangan capaian yang cukup berarti antara anak dari
ibu tanpa pendidikan formal dan anak dari ibu lulusan pendidikan tinggi. Pengaruh
ini lebih besar pada anak dari ibu yang turut bekerja. Hasil ini mengimplikasikan
pentingnya peningkatan pendidikan dan partisipasi kerja perempuan untuk
meningkatkan pencapaian kognitif anak.