Skripsi
Dampak Global Economic Policy Uncertainty terhadap Efisiensi Investasi Korporasi dengan Sentimen Investor sebagai Variabel Moderasi: Studi pada Perusahaan Non-Keuangan di Bursa Efek Indonesia
Pengarang:
James Benjamin Koemolontang - ; Muhammad Budi Prasetyo (Pembimbing/Promotor) - ; Rizky Luxianto (Penguji) - ; Zuliani Dalimunthe (Penguji) -
Deskripsi
Penelitian ini menganalisis pengaruh Global Economic Policy Uncertainty (GEPU) terhadap inefisiensi investasi korporasi pada perusahaan non-keuangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Penelitian ini juga menguji peran sentimen investor sebagai variabel moderasi dalam hubungan antara GEPU dan inefisiensi investasi. Sampel penelitian mencakup 737 perusahaan non-keuangan dengan 5.724 observasi perusahaan-tahun selama periode 2013 hingga 2024. Inefisiensi investasi diukur menggunakan nilai absolut residual model Richardson (2006). Sentimen investor diproksikan melalui Firm-Specific Investor Sentiment (FSIS) yang dihitung dari logaritma natural rasio volume perdagangan saham tahunan terhadap jumlah saham beredar. Estimasi dilakukan dengan model regresi data panel fixed effects dan clustered robust standard errors pada tingkat perusahaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa GEPU berpengaruh positif dan signifikan terhadap inefisiensi investasi pada perusahaan yang mengalami underinvestment, namun tidak signifikan pada perusahaan yang mengalami overinvestment. Selain itu, interaksi antara GEPU dan FSIS berpengaruh positif dan signifikan pada subsample overinvestment dan underinvestment. Hasil ini menunjukkan bahwa sentimen investor yang tinggi memperkuat dampak ketidakpastian kebijakan ekonomi global terhadap penyimpangan investasi perusahaan dari tingkat optimal. Hasil penelitian juga menunjukan bahwa diluar dari faktor fundamental dan ketidakpastian ekonomi, keputusan investasi korporasi juga dipengaruhi oleh dinamika perilaku pasar yang tercermin dalam sentimen investor.