Skripsi
Analisis Faktor-faktor yang Memengaruhi Revisit Intention Muslim Generasi Z dan Milenial Pada Jawa Tengah sebagai Destinasi Wisata Ramah Muslim: Perspektif the Social Exchange Theory
Pengarang:
Kalila Mumtaz Qowiya - ; Gita Gayatri (Pembimbing/Promotor) - ; Elevita Yuliati (Penguji) - ; Arga Hananto (Penguji) -
Deskripsi
Dalam beberapa waktu terakhir, jumlah wisatawan dan potensi pariwisata ramah Muslim semakin meningkat. Namun, Jawa Tengah yang merupakan salah satu daerah dengan pariwisata ramah Muslim unggulan menghadapi tantangan nyata berupa penurunan jumlah perjalanan wisatawan nusantara serta belum tercapainya target Pendapatan Asli Daerah (PAD) di beberapa wilayah. Mengoptimalkan niat kunjungan kembali wisatawan Muslim Generasi Z dan Milenial merupakan strategi yang dapat menjaga keberlanjutan sektor ini. Adapun, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi revisit intention dengan mengintegrasikan variabel digital halal literacy, muslim-friendly attributes, religiosity, satisfaction, trust dan tourist citizenship behavior dengan menggunakan pendekatan Social Exchange Theory (SET). Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan menyebarkan kuesioner kepada wisatawan Muslim Indonesia Generasi Z dan Milenial yang pernah berkunjung ke Jawa Tengah. Berdasarkan hasil penyaringan, terdapat 347 data responden yang dianalisis menggunakan metode Structural Equation Modeling-Partial Least Squares (SEM-PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa tourist citizenship behavior merupakan variabel dengan pengaruh paling kuat dalam membentuk revisit intention, diikuti oleh muslim-friendly attributes, dan satisfaction. Sementara itu religiosity yang memiliki pengaruh signifikan dan positif terhadap digital halal literacy, tidak memiliki pengaruh yang sama pada trust dan satisfaction. Kemudian digital halal literacy hanya berpengaruh positif dan signifikan pada trust. Sementara itu, trust tidak terbukti mempengaruhi tourist citizenship behavior maupun revisit intention. Temuan ini dapat bermanfaat bagi pengelola destinasi wisata, pelaku usaha, dan pemangku kepentingan lain di Jawa Tengah sebagai destinasi ramah Muslim untuk membuat strategi pemasaran yang lebih efektif, terkhusus dengan mempertimbangkan faktor-faktor yang terbukti mempengaruhi niat kunjungan kembali wisatawan Muslim generasi Z dan milenial.