Skripsi
Pengaruh Manajemen Modal Kerja Terhadap Profitabilitas dan Valuasi Perusahaan: Analisis Guncangan Eksogen Pandemi COVID-19 Pada Emiten Manufaktur di Indonesia (2018-2025)
Pengarang:
Putri Zahra Aulia - ; Maria Ulpah (Pembimbing/Promotor) - ; Permata Wulandari (Penguji) - ; Lisa Fitriyanti Akbar (Penguji) -
Deskripsi
Penelitian ini menganalisis pengaruh manajemen modal kerja terhadap profitabilitas internal (ROIC) dan valuasi pasar eksternal (Tobin’s Q) pada emiten manufaktur di Bursa Efek Indonesia selama periode 2018–2025, serta menguji dampak guncangan eksogen (exogenous shock) Pandemi COVID-19 pada perubahan postur modal kerja. Manajemen modal kerja diukur menggunakan CCC, DIO, DSO, dan DPO, sementara guncangan eksogen diproksikan melalui variabel dummy krisis (2020-2022). Penelitian ini menggunakan data sekunder dengan metode purposive sampling. Analisis empiris dilakukan menggunakan uji komparatif Satterthwaite-Welch t-test serta regresi data panel dengan pendekatan Fixed Effect Model (FEM) dan Random Effect Model (REM). Hasil uji komparatif menunjukkan bahwa postur rata-rata modal kerja emiten tidak berubah ketika diuji di tengah situasi Pandemi COVID-19, mengonfirmasi konsep Structural Insulation pada penerapan Relaxed Policy. Hasil regresi membuktikan bahwa CCC dan DIO berpengaruh negatif signifikan terhadap ROIC sesuai Liquidity-Profitability Trade-Off Theory. DSO dan DPO bergerak netral terhadap profitabilitas akibat implementasi trade credit matching strategy harian. Lebih lanjut, seluruh akun modal kerja tidak berpengaruh signifikan terhadap Tobin's Q karena pelaku pasar memaklumi Relaxed Policy di Indonesia sebagai proteksi operasional normal berdasarkan Signaling Theory. Temuan ini menunjukkan bahwa kinerja korporasi manufaktur di Indonesia dikendalikan secara sensitif oleh efisiensi fisik pergudangan, tanpa adanya pengaruh merusak langsung dari fluktuasi kredit perdagangan maupun guncangan krisis Pandemi COVID-19.