Skripsi
Pengaruh Ephemerality Pop-up store Terhadap Consumer Reactions Melalui Perceived Uniqueness Dengan Social Media Usage Sebagai Moderasi: Studi Yves Saint Laurent Beaute
Pengarang:
Muhammad Imam Murtadho - ; Sri Daryanti (Pembimbing/Promotor) - ; Karto Adiwijaya (Penguji) - ; Hapsari setyowardhani (Penguji) -
Deskripsi
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh ephemerality pada pop-up store terhadap consumer reactions melalui perceived uniqueness serta menguji peran social media usage sebagai variabel moderasi pada pop-up store Yves saint laurent beauty. Ephemerality dalam penelitian ini terdiri dari tiga dimensi utama, yaitu time limitedness, product quantity scarcity, dan experiential exclusivity. Ketiga dimensi tersebut diuji pengaruhnya terhadap perceived uniqueness yang kemudian memengaruhi dimensi consumer reactions yaitu electronic word-of-mouth (eWOM), purchase intention, dan brand loyalty. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain konklusif. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner secara daring kepada responden Generasi Milenial dan Generasi Z berusia 17–45 tahun yang pernah mengunjungi pada pop-up store Ysl beauty di Indonesia. Analisis data dilakukan menggunakan Structural equation modelling berbasis Partial least squares (SEM-PLS) dan Multigroup analysis (MGA-PLS). Pada analisis MGA, responden dibagi menjadi kelompok low social media usage dan high social media usage. Hasil penelitian menunjukkan bahwa time limitedness, product quantity scarcity, dan experiential exclusivity berpengaruh positif secara signifikan terhadap perceived uniqueness. Selain itu, perceived uniqueness terbukti memiliki pengaruh positif secara signifikan terhadap electronic word-of-mouth, purchase intention, dan brand loyalty. Penelitian ini juga menemukan bahwa perceived uniqueness memediasi pengaruh antara ephemerality dan consumer reactions. Hasil MGA menunjukkan bahwa perbedaan pengaruh antar kelompok hanya ditemukan pada pengaruh perceived uniqueness terhadap brand loyalty.