Skripsi
The Role of Nano-Influencer Content in Driving Impulse Buying Behavior on Social Commerce: The Mediating Role of Trust
Pengarang:
Sabilla Keisha Rifda - ; Ira Iriyanty (Pembimbing/Promotor) - ; Sri Daryanti (Penguji) - ; Sri Rahayu Hijrah Hati (Penguji) -
Deskripsi
Penelitian ini mengkaji peran karakteristik konten nano-influencer dalam mendorong perilaku pembelian impulsif di kalangan konsumen Generasi Z pada platform social commerce di Indonesia. Secara khusus, penelitian ini menguji pengaruh informational value dan vicarious expression terhadap kepercayaan konsumen pada postingan bermerek influencer dan dorongan untuk membeli secara impulsif, serta peran mediasi kepercayaan dan peran moderasi pengetahuan tentang persuasi. Berlandaskan teori persuasi dan teori modal sosial, data dikumpulkan dari 223 responden Generasi Z yang aktif mengikuti nano-influencer di TikTok atau Instagram dan dianalisis menggunakan metode Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) dengan SmartPLS 4.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa informational value dan vicarious expression berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepercayaan konsumen dan dorongan membeli impulsif, dengan vicarious expression sebagai prediktor terkuat dalam model. Kepercayaan juga terbukti berpengaruh positif terhadap dorongan membeli impulsif dan memediasi secara parsial pengaruh kedua karakteristik konten tersebut terhadap perilaku pembelian impulsif. Selain itu, pengetahuan tentang persuasi secara signifikan memoderasi hubungan antara kepercayaan dan dorongan membeli impulsif, di mana semakin tinggi pengetahuan persuasi konsumen, semakin lemah kemampuan kepercayaan dalam mendorong perilaku impulsif. Temuan ini menegaskan peran sentral konten nano-influencer yang informatif dan ekspresif secara emosional dalam membentuk kepercayaan dan perilaku pembelian konsumen Generasi Z Indonesia di lingkungan social commerce, sekaligus menyoroti peran pengetahuan iklan sebagai faktor pembatas yang perlu diperhatikan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa informational value dan vicarious expression berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepercayaan konsumen dan dorongan membeli impulsif, dengan vicarious expression sebagai prediktor terkuat dalam model. Kepercayaan juga terbukti berpengaruh positif terhadap dorongan membeli impulsif dan memediasi secara parsial pengaruh kedua karakteristik konten tersebut terhadap perilaku pembelian impulsif. Selain itu, pengetahuan tentang persuasi secara signifikan memoderasi hubungan antara kepercayaan dan dorongan membeli impulsif, di mana semakin tinggi pengetahuan persuasi konsumen, semakin lemah kemampuan kepercayaan dalam mendorong perilaku impulsif. Temuan ini menegaskan peran sentral konten nano-influencer yang informatif dan ekspresif secara emosional dalam membentuk kepercayaan dan perilaku pembelian konsumen Generasi Z Indonesia di lingkungan social commerce, sekaligus menyoroti peran pengetahuan iklan sebagai faktor pembatas yang perlu diperhatikan.