Skripsi
Pengaruh Harga Komoditas Pangan Global terhadap Return Saham Syariah Sektor Halal Food Indonesia: Pendekatan Principal Component Analysis dan Panel Regression
Pengarang:
Reza Zulkarnain Azhari - ; Rizky Luxianto (Pembimbing/Promotor) - ; Karina Wulandari (Penguji) - ; Nur Dhani Hendranastiti (Penguji) -
Deskripsi
Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh harga komoditas pangan global terhadap
Return saham syariah sektor Halal Food Indonesia menggunakan pendekatan Principal
Component Analysis (PCA) dan Panel Regression. Sampel penelitian terdiri dari 11
emiten Halal Food yang terdaftar dalam Daftar Efek Syariah (DES) dengan periode
utama Januari 2020 sampai Desember 2025. Emiten dikelompokkan menjadi kelompok
Food (7 emiten) dan kelompok Beverage/dairy (4 emiten) berdasarkan relevansi lini
usaha dan komoditas. Komoditas Food terdiri dari wheat, CPO, Sugar, corn, dan
soybean, sedangkan komoditas Beverage/dairy terdiri dari Sugar dan cocoa. Variabel
kontrol meliputi Return ISSI, perubahan harga minyak Brent, dan COVID dummy. Hasil
estimasi Panel Regression dengan fixed effects menunjukkan bahwa Principal
Component komoditas Food (PC Food) berpengaruh negatif dan signifikan terhadap
Return saham emiten Food, sehingga hipotesis pertama didukung. Principal Component
komoditas Beverage/dairy (PC Beverage/dairy) berpengaruh positif dan signifikan lemah
terhadap Return saham emiten Beverage/dairy, sehingga hipotesis kedua didukung. Lag
Principal Component tidak berpengaruh signifikan terhadap Return saham, sehingga
hipotesis ketiga tidak didukung. Hasil robustness check periode 2019–2025 dan
sensitivity check menunjukkan bahwa temuan kelompok Food relatif lebih konsisten
dibandingkan kelompok Beverage/dairy. Penelitian ini memberikan kontribusi empiris
bagi literatur pasar modal syariah dan menunjukkan pentingnya pemisahan kelompok
emiten berdasarkan relevansi komoditas dalam analisis commodity price exposure.
Return saham syariah sektor Halal Food Indonesia menggunakan pendekatan Principal
Component Analysis (PCA) dan Panel Regression. Sampel penelitian terdiri dari 11
emiten Halal Food yang terdaftar dalam Daftar Efek Syariah (DES) dengan periode
utama Januari 2020 sampai Desember 2025. Emiten dikelompokkan menjadi kelompok
Food (7 emiten) dan kelompok Beverage/dairy (4 emiten) berdasarkan relevansi lini
usaha dan komoditas. Komoditas Food terdiri dari wheat, CPO, Sugar, corn, dan
soybean, sedangkan komoditas Beverage/dairy terdiri dari Sugar dan cocoa. Variabel
kontrol meliputi Return ISSI, perubahan harga minyak Brent, dan COVID dummy. Hasil
estimasi Panel Regression dengan fixed effects menunjukkan bahwa Principal
Component komoditas Food (PC Food) berpengaruh negatif dan signifikan terhadap
Return saham emiten Food, sehingga hipotesis pertama didukung. Principal Component
komoditas Beverage/dairy (PC Beverage/dairy) berpengaruh positif dan signifikan lemah
terhadap Return saham emiten Beverage/dairy, sehingga hipotesis kedua didukung. Lag
Principal Component tidak berpengaruh signifikan terhadap Return saham, sehingga
hipotesis ketiga tidak didukung. Hasil robustness check periode 2019–2025 dan
sensitivity check menunjukkan bahwa temuan kelompok Food relatif lebih konsisten
dibandingkan kelompok Beverage/dairy. Penelitian ini memberikan kontribusi empiris
bagi literatur pasar modal syariah dan menunjukkan pentingnya pemisahan kelompok
emiten berdasarkan relevansi komoditas dalam analisis commodity price exposure.