Skripsi
Analisis Dampak Penerapan Awal PSAK 117 Terhadap Keuangan Perusahaan Asuransi TBK di Indonesia
Pengarang:
Salsabilla Dwiyanti - ; Aria Farah Mita (Pembimbing/Promotor) - ; Yan Rahadian (Penguji) - ; Rahfiani Khairurizka (Penguji) -
Deskripsi
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak implementasi PSAK 117: Kontrak Asuransi terhadap posisi keuangan, kinerja keuangan, dan pengungkapan onerous contract pada perusahaan asuransi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI). Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif komparatif dengan membandingkan kondisi sebelum dan sesudah implementasi PSAK 117 melalui data restatement laporan keuangan tahun 2025. Sampel penelitian terdiri atas 12 perusahaan asuransi yang dipilih menggunakan metode purposive sampling. Analisis dilakukan terhadap perubahan ekuitas, liabilitas kontrak asuransi, Return on Equity (ROE), Net Profit Margin (NPM), Underwriting Ratio, Combined Ratio, serta pengungkapan onerous contract berdasarkan ketentuan PSAK 117. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi PSAK 117 secara umum menyebabkan penurunan liabilitas kontrak asuransi pada seluruh perusahaan, namun dampaknya terhadap ekuitas dan kinerja keuangan bervariasi. Perubahan ekuitas berada pada kisaran peningkatan 9,9% hingga penurunan 9,4%, sedangkan perubahan rasio profitabilitas dan rasio underwriting menunjukkan pola yang tidak seragam antarperusahaan. Analisis juga mengidentifikasi dua kelompok utama, yaitu kelompok konvergen yang mengalami restatement relatif statis dan kelompok divergen yang mengalami restatement material. Perbedaan tersebut menunjukkan bahwa dampak implementasi PSAK 117 lebih dipengaruhi oleh karakteristik portofolio kontrak, kompleksitas bisnis, serta estimasi pengukuran kontrak dibandingkan oleh penerapan standar akuntansi itu sendiri. Selain itu, seluruh perusahaan telah mengungkapkan informasi mengenai onerous contract, meskipun tingkat kelengkapan pengungkapannya masih bervariasi. Temuan penelitian ini sejalan dengan Accounting Choice Theory yang menjelaskan bahwa karakteristik transaksi dan penggunaan estimasi akuntansi menghasilkan konsekuensi pelaporan yang berbeda antarperusahaan, serta didukung oleh Agency Theory yang menunjukkan bahwa PSAK 117 meningkatkan transparansi pelaporan melalui pengukuran dan pengungkapan kontrak asuransi yang lebih komprehensif. Penelitian ini memberikan gambaran empiris mengenai dampak awal implementasi PSAK 117 serta menjadi referensi bagi regulator, perusahaan asuransi, dan pengguna laporan keuangan dalam mengevaluasi konsekuensi penerapan standar akuntansi baru di industri asuransi Indonesia.