Skripsi
Overseas Work Experience and Access to Formal Employment In Indonesia: A Descriptive Study
Pengarang:
Kesyhara Olivia Mirabel - ; Dwini Handayani (Pembimbing/Promotor) - ; I Dewa Gede Karma Wisana (Penguji) - ; Halomoan Achmadi Ringoringo (Penguji) -
Deskripsi
Studi mandiri ini mengkaji bagaimana tren pengalaman kerja di luar negeri dapat dipahami dalam kaitannya dengan akses terhadap pekerjaan formal di Indonesia. Dengan pendekatan deskriptif-analitis dan data sekunder dari Badan Pusat Statistik (BPS), BP2MI dan KP2MI, World Bank, serta IOM Indonesia, studi ini menempatkan pekerja migran yang kembali ke tanah air dalam pasar tenaga kerja yang masih didominasi sektor informal, di mana pekerjaan formal hanya mencakup 42,05% pekerja pada Agustus 2024. Studi ini menemukan bahwa migrasi tenaga kerja internasional merupakan strategi rumah tangga yang rasional dan berkelanjutan, dengan penempatan meningkat dari 200.761 pada 2022 menjadi 297.434 pada 2024, terkonsentrasi pada lima provinsi asal dan beberapa negara tujuan di Asia, serta didominasi pekerja berpendidikan menengah ke bawah pada pekerjaan domestik, perawatan, dan manual. Pengalaman kerja luar negeri paling tepat dipahami sebagai modal bersyarat: ia membentuk keterampilan, disiplin, dan tabungan, tetapi konversinya menjadi pekerjaan formal bergantung pada pengakuan, sertifikasi, dan kesesuaian keterampilan, atau pada apakah pekerja yang kembali menggunakan modal tersebut untuk membuka usaha yang mempekerjakan buruh tetap sehingga memenuhi kategori pekerjaan formal. Studi ini menyimpulkan bahwa pengalaman luar negeri semata tidak menjamin pekerjaan formal, dan diperlukan dukungan reintegrasi serta reformasi pasar tenaga kerja agar pengalaman tersebut dapat dikonversi menjadi pekerjaan formal yang diakui.