Skripsi
Pengaruh Ketergantungan Dana Pihak Ketiga (Pendanaan Deposit) terhadap Stabilitas Perbankan di Indonesia: Studi pada Bank Konvensional di Bursa Efek Indonesia Periode 2014-2024
Pengarang:
Muhammad Fauzan Rizky - ; Prani Sastiono (Pembimbing/Promotor) - ; Willem Makaliwe (Penguji) - ; Arip Muttaqien (Penguji) -
Deskripsi
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Dana Pihak Ketiga (DPK) dengan menggunakan deposit funding terhadap stabilitas perbankan di Indonesia serta menguji perbedaan pengaruh tersebut antara kelompok bank KBMI kecil (KBMI 1 dan KBMI 2) dan KBMI besar (KBMI 3 dan KBMI 4) selama periode 2014–2024. Penelitian menggunakan data panel 40 bank umum konvensional yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia dengan total 440 observasi. Untuk mengatasi potensi endogenitas dan hubungan dua arah antara struktur pendanaan dan stabilitas bank, penelitian ini menggunakan metode two-step System Generalized Method of Moments (System GMM).
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Dana Pihak Ketiga berpengaruh positif dan signifikan terhadap stabilitas perbankan di Indonesia. Temuan ini mengindikasikan bahwa penghimpunan dana berbasis simpanan masih menjadi sumber pendanaan yang mendukung ketahanan dan stabilitas bank. Analisis heterogenitas berdasarkan klasifikasi KBMI menunjukkan bahwa pengaruh positif DPK terhadap stabilitas perbankan relatif lebih kuat pada kelompok bank KBMI kecil dibandingkan kelompok bank KBMI besar. Hasil tersebut mengindikasikan bahwa bank dengan skala usaha yang lebih kecil cenderung memiliki ketergantungan yang lebih tinggi terhadap pendanaan berbasis simpanan dalam menjaga stabilitasnya. Temuan ini menunjukkan bahwa struktur pendanaan berbasis simpanan masih memainkan peran penting dalam menjaga ketahanan sistem perbankan, terutama pada bank dengan skala usaha yang lebih kecil. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi masukan bagi regulator maupun manajemen bank dalam merumuskan strategi penghimpunan dana yang berkelanjutan guna memperkuat stabilitas perbankan di Indonesia. Secara keseluruhan, penelitian ini menegaskan bahwa deposit funding merupakan salah satu fondasi utama stabilitas perbankan di Indonesia, meskipun besarnya kontribusi DPK terhadap stabilitas berbeda menurut karakteristik bank.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Dana Pihak Ketiga berpengaruh positif dan signifikan terhadap stabilitas perbankan di Indonesia. Temuan ini mengindikasikan bahwa penghimpunan dana berbasis simpanan masih menjadi sumber pendanaan yang mendukung ketahanan dan stabilitas bank. Analisis heterogenitas berdasarkan klasifikasi KBMI menunjukkan bahwa pengaruh positif DPK terhadap stabilitas perbankan relatif lebih kuat pada kelompok bank KBMI kecil dibandingkan kelompok bank KBMI besar. Hasil tersebut mengindikasikan bahwa bank dengan skala usaha yang lebih kecil cenderung memiliki ketergantungan yang lebih tinggi terhadap pendanaan berbasis simpanan dalam menjaga stabilitasnya. Temuan ini menunjukkan bahwa struktur pendanaan berbasis simpanan masih memainkan peran penting dalam menjaga ketahanan sistem perbankan, terutama pada bank dengan skala usaha yang lebih kecil. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi masukan bagi regulator maupun manajemen bank dalam merumuskan strategi penghimpunan dana yang berkelanjutan guna memperkuat stabilitas perbankan di Indonesia. Secara keseluruhan, penelitian ini menegaskan bahwa deposit funding merupakan salah satu fondasi utama stabilitas perbankan di Indonesia, meskipun besarnya kontribusi DPK terhadap stabilitas berbeda menurut karakteristik bank.