Tesis
Evaluasi Persepsi Pegawai Kantor Pusat Kementerian Kesehatan RI Terhadap Perubahan Budaya Kerja: Pendekatan Laddering Interview dan Hierarchical Value Mapping
Pengarang:
Bluma Naila Hasmi - ; Mone Stepanus A. (Pembimbing/Promotor) - ; Yasmine Nasution (Penguji) - ; Elok Savitri Pusparini (Penguji) -
Deskripsi
Perubahan budaya kerja merupakan salah satu akselerasi dalam transformasi internal di Kementerian Kesehatan. Studi ini bertujuan untuk mengevaluasi nilai nilai budaya kerja yang dirasakan oleh pegawai Kementerian Kesehatan setelah lebih dari satu tahun sejak peluncuran program perubahan budaya kerja pada Bulan Februari 2024. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif, melalui wawancara dengan pegawai aktif Kantor Pusat Kementerian Kesehatan dengan melibatkan 22 narasumber dengan pendekatan purposive sampling. Teknik laddering interview dilakukan untuk menggali tujuan dan nilai-nilai yang mendasari persepsi pegawai. Lebih lanjut, teknik laddering interview dapat membantu mengidentifikasi nilai-nilai personal melalui hubungan antara atribut budaya kerja dan konsekuensi yang dirasakan. Nilai-nilai dari laddering interview selanjutnya ditransformasikan dalam Hierarchical Value Map (HVM) yang disajikan dalam bentuk representasi grafis melalui hasil means-end chain analysis dengan menggunakan tingkat cut-off empat. HVM menyajikan gambaran tentang nilai-nilai yang mencerminkan preferensi pegawai. Lebih lanjut, hasil penelitian ini terdapat 9 nilai utama berdasarkan persepsi narasumber terkait evaluasi perubahan budaya kerja di Kantor Pusat Kementerian Kesehatan. Nilai-nilai tersebut adalah nilai motivasi, work life balance, sehat dan produktif, kinerja optimal, efektivitas pengambilan keputusan, kolaborasi, inovasi, keadilan, dan penilaian objektif. Lebih lanjut terdapat hubungan jalur yang sudah terwujud seperti jalur open space penguatan koordinasi kerja-kolaborasi (A-C-V). Namun didapatkan juga hasil nilai yang belum terwujud seperti jalur reward-semangat bekerja-motivasi (A-C-V). Temuan ini memberikan kontribusi praktis bagi evaluasi efektivitas program perubahan budaya kerja, serta menawarkan dasar bagi perumusan strategi pengembangan nilai dan atribut organisasi ke depan, agar transformasi internal dapat berlangsung lebih inklusif dan berkelanjutan.