Tesis
Pengaruh Koneksi Politik Dewan Komisaris Terhadap Praktik Manajemen Laba: Peran Moderasi Tata Kelola Perusahaan Pada Sektor Infrastruktur Di Bursa Efek Indonesia
Pengarang:
Sandro Dananjaya Pitoyo - ; Rofikoh Rokhim (Pembimbing/Promotor) - ; Permata Wulandari (Penguji) - ; Dwi Nastiti Danarsari (Penguji) -
Deskripsi
Penelitian ini menguji pengaruh koneksi politik dewan komisaris terhadap praktik accrual-based earnings management (AEM) pada perusahaan sektor infrastruktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia, serta menilai peran efektivitas corporate governance (CG) sebagai pemoderasi. Penelitian menggunakan data panel yang terdiri dari 54 perusahaan dengan 255 observasi firm year selama periode 2019-2023. AEM diukur menggunakan discretionary accruals (DA) berbasis Modified Jones Model, sementara koneksi politik dewan komisaris (PCON) diidentifikasi melalui afiliasi politik anggota dewan komisaris. Model diestimasi menggunakan pendekatan fixed effects yang diperbaiki melalui Feasible Generalized Least Squares (FGLS).
Hasil penelitian menunjukkan bahwa koneksi politik dewan komisaris tidak berpengaruh signifikan terhadap tingkat AEM. Namun, uji sensitivitas menggunakan signed discretionary accruals mengindikasikan kecenderungan praktik income-decreasing pada perusahaan berafiliasi politik. Efektivitas CG tidak berpengaruh langsung terhadap AEM, tetapi memoderasi hubungan antara PCON dan AEM melalui interaksi PCON×CG yang bernilai negatif signifikan. Temuan ini menunjukkan bahwa praktik pelaporan pada sektor infrastruktur dipengaruhi oleh konteks regulasi dan eksposur politik, dengan tata kelola perusahaan berperan dalam menekan diskresi akrual.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa koneksi politik dewan komisaris tidak berpengaruh signifikan terhadap tingkat AEM. Namun, uji sensitivitas menggunakan signed discretionary accruals mengindikasikan kecenderungan praktik income-decreasing pada perusahaan berafiliasi politik. Efektivitas CG tidak berpengaruh langsung terhadap AEM, tetapi memoderasi hubungan antara PCON dan AEM melalui interaksi PCON×CG yang bernilai negatif signifikan. Temuan ini menunjukkan bahwa praktik pelaporan pada sektor infrastruktur dipengaruhi oleh konteks regulasi dan eksposur politik, dengan tata kelola perusahaan berperan dalam menekan diskresi akrual.