Skripsi
Komitmen Organisasi dan KPI Konsultan: Pendekatan Design Science Research di Perusahaan Konsultan Manajemen
Pengarang:
Keila Intan Kusuma Putri - ; Mone Stepanus Andrias (Pembimbing/Promotor) - ; Yasmine Nasution (Penguji) - ; Riani Rachmawati (Penguji) -
Deskripsi
Penelitian ini membahas organizational commitment pada konsultan dan staf PT. Lentera Makara (LM), organisasi jasa profesional berbasis pengetahuan yang bergerak di bidang konsultasi, riset bisnis, pelatihan, dan asesmen. Dalam konteks kerja berbasis proyek, kontribusi mereka penting bagi kualitas layanan, kesinambungan proyek, koordinasi internal, relasi klien, reputasi, dan keberlanjutan organisasi. Penelitian ini bertujuan memahami pemaknaan organizational commitment, menganalisis faktor-faktor yang memengaruhinya, serta merancang dan mengevaluasi secara awal artefak KPI berbasis Balanced Scorecard sebagai alat bantu performance management. Penelitian menggunakan pendekatan Design Science Research. Data diperoleh dari perhatian manajerial problem owner, kuesioner OCQ sebagai data deskriptif awal, wawancara semi-terstruktur dengan 11 informan, dan evaluasi formatif artefak bersama enam evaluator internal PT. LM. Data dianalisis secara deskriptif, melalui coding tematik, serta analisis deskriptif-kualitatif atas masukan evaluator. Hasil penelitian menunjukkan bahwa organizational commitment dimaknai sebagai keterhubungan psikologis aktif dengan organisasi yang tampak melalui kontribusi, tanggung jawab profesional, keterlibatan, kepedulian terhadap kualitas layanan, kebanggaan terhadap lembaga, dan kesesuaian nilai. Konsultan lebih mengekspresikannya melalui proyek, klien, kualitas delivery, reputasi profesional, dan pengembangan kompetensi, sedangkan staf melalui layanan internal, administrasi, dokumentasi, koordinasi, responsivitas, dan kelancaran proses kerja. Faktor yang memengaruhi commitment mencakup dukungan organisasi dan pimpinan, kejelasan sistem dan peran, feedback, review, recognition, fairness, validasi berbasis evidence, pengembangan karier dan kompetensi, fleksibilitas kerja, budaya kerja, kompensasi/benefit, relasi proyek dan klien, retensi, prospek organisasi, dan kesesuaian dengan nilai RICH. Artefak yang dihasilkan adalah LM Commitment & Contribution Scorecard. Evaluasi formatif menilai artefak relevan sebagai rancangan awal untuk memperjelas kontribusi, evidence, validasi, feedback, fairness, role clarity, visibility of contribution, dan keterkaitan kontribusi dengan nilai RICH. Penyempurnaan masih diperlukan pada justifikasi bobot, status target/skor sebagai simulasi, terminologi KPI-indikator-evidence, Staff Module, pilot test, penyamaan persepsi, review berkala, dan kalibrasi lanjutan. Penelitian ini berkontribusi pada pemahaman kontekstual dan rancangan awal alat bantu pengelolaan kontribusi, bukan pada pembuktian bahwa artefak telah meningkatkan organizational commitment melalui implementasi penuh.