Skripsi
Pengaruh Kredibilitas (Trustworthiness, Attractiveness dan Expertise) Financial Influencer (Finfluencer) dan Content Value Terhadap Keputusan Investasi Crytpocurrency pada Generasi Z di Indonesia
Pengarang:
Arvin William Lawrence Manullang - ; Arief Wibisono Lubis (Pembimbing/Promotor) - ; Muthia Pramesti (Penguji) - ; Dwi Sulistyorini Amidjono (Penguji) -
Deskripsi
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kredibilitas finfluencer yang
meliputi trustworthiness, attractiveness, dan expertise, serta nilai konten yang terdiri dari
informativeness value dan entertainment value, terhadap keputusan investasi
cryptocurrency pada Generasi Z di Indonesia. Penelitian ini mengintegrasikan Source
credibility Theory (Ohanian, 1990), Content Value Theory (Ducoffe, 1996) sebagai
landasan teoretis. Pendekatan kuantitatif dengan desain konklusif-kausal digunakan
dalam penelitian ini. Teknik non-probability sampling, yaitu kombinasi purposive
sampling dan convenience sampling, diterapkan untuk memperoleh responden Generasi
Z yang aktif mengonsumsi konten finfluencer di media sosial dan memiliki ketertarikan
terhadap investasi cryptocurrency. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner daring
secara cross-sectional dan dianalisis menggunakan metode Partial Least Squares
Structural Equation Modeling (PLS-SEM) dengan bantuan software SmartPLS 4.0. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa trustworthiness, attractiveness, expertise, dan
informativeness value terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan
investasi cryptocurrency, sementara entertainment value tidak terbukti signifikan.
Informativeness value muncul sebagai prediktor terkuat, mengindikasikan bahwa kualitas
dan kegunaan informasi yang disajikan oleh finfluencer merupakan faktor paling
determinan dalam membentuk keputusan investasi Generasi Z pada aset kripto. Temuan
ini memperluas Source credibility Theory ke konteks investasi digital di negara
berkembang dan memberikan implikasi praktis bagi finfluencer dalam membangun
konten yang kredibel, bagi regulator dalam merancang kebijakan perlindungan investor
muda, serta bagi platform media sosial dalam mengembangkan ekosistem konten
keuangan yang bertanggung jawab.
meliputi trustworthiness, attractiveness, dan expertise, serta nilai konten yang terdiri dari
informativeness value dan entertainment value, terhadap keputusan investasi
cryptocurrency pada Generasi Z di Indonesia. Penelitian ini mengintegrasikan Source
credibility Theory (Ohanian, 1990), Content Value Theory (Ducoffe, 1996) sebagai
landasan teoretis. Pendekatan kuantitatif dengan desain konklusif-kausal digunakan
dalam penelitian ini. Teknik non-probability sampling, yaitu kombinasi purposive
sampling dan convenience sampling, diterapkan untuk memperoleh responden Generasi
Z yang aktif mengonsumsi konten finfluencer di media sosial dan memiliki ketertarikan
terhadap investasi cryptocurrency. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner daring
secara cross-sectional dan dianalisis menggunakan metode Partial Least Squares
Structural Equation Modeling (PLS-SEM) dengan bantuan software SmartPLS 4.0. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa trustworthiness, attractiveness, expertise, dan
informativeness value terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan
investasi cryptocurrency, sementara entertainment value tidak terbukti signifikan.
Informativeness value muncul sebagai prediktor terkuat, mengindikasikan bahwa kualitas
dan kegunaan informasi yang disajikan oleh finfluencer merupakan faktor paling
determinan dalam membentuk keputusan investasi Generasi Z pada aset kripto. Temuan
ini memperluas Source credibility Theory ke konteks investasi digital di negara
berkembang dan memberikan implikasi praktis bagi finfluencer dalam membangun
konten yang kredibel, bagi regulator dalam merancang kebijakan perlindungan investor
muda, serta bagi platform media sosial dalam mengembangkan ekosistem konten
keuangan yang bertanggung jawab.