Skripsi
Pengaruh Suku Bunga Kebijakan Bank Indonesia dan Belanja Modal Pemerintah terhadap Penyaluran Kredit Investasi Sektor Industri Pengolahan di Indonesia
Pengarang:
Lintang Ayu Charismawati - ; Telisa Aulia Falianty (Pembimbing/Promotor) - ; Khoirunurrofik (Penguji) - ; Nachrowi D. Nachrowi (Penguji) -
Deskripsi
Kredit investasi merupakan salah satu sumber pembiayaan penting bagi pengembangan sektor industri pengolahan yang berperan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi. Penyaluran kredit investasi dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk kebijakan moneter dan kebijakan fiskal. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh suku bunga kebijakan Bank Indonesia dan belanja modal pemerintah terhadap penyaluran kredit investasi sektor industri pengolahan di Indonesia dengan memasukkan indeks harga konsumen (IHK), produk domestik bruto (PDB), dan non-performing loan (NPL) sebagai variabel kontrol. Penelitian ini menggunakan data kuartalan periode 2010–2024 dan dianalisis dengan metode Vector Error Correction Model (VECM). Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan kointegrasi yang mengindikasikan keterkaitan jangka panjang antarvariabel. Dalam jangka pendek, belanja modal pemerintah berpengaruh negatif terhadap kredit investasi, sedangkan suku bunga kebijakan, IHK, PDB, dan NPL menunjukkan pengaruh positif pada periode tertentu. Nilai error correction term yang negatif dan signifikan menunjukkan adanya mekanisme penyesuaian menuju keseimbangan jangka panjang. Dalam jangka panjang, belanja modal pemerintah dan PDB berpengaruh positif terhadap kredit investasi, sementara suku bunga kebijakan, IHK, dan NPL berpengaruh negatif. Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan belanja modal pemerintah dapat mendorong penyaluran kredit investasi melalui peningkatan aktivitas ekonomi dan pembangunan infrastruktur, sedangkan tingginya suku bunga, tekanan harga, dan risiko kredit berpotensi menghambat penyaluran kredit investasi dalam jangka panjang.