Skripsi
Pengaruh Status Papan Pencatatan BEI dan Pandemi Covid-19 terhadap Kebijakan Dividen Perusahaan Terbuka Non-Keuangan dan Non-Properti di Indonesia
Pengarang:
Eomer Marlson Pariangan - ; Zuliani Dalimunthe (Pembimbing/Promotor) - ; Rahmat Aryo Baskoro (Penguji) - ; Shalahudin Haikal (Penguji) -
Deskripsi
Penelitian ini menganalisis apakah kebijakan dividen perusahaan terbuka di Indonesia berbeda berdasarkan dua dimensi struktural, yaitu status papan pencatatan (Papan Utama dan Papan Pengembangan) dan fase pandemi Covid-19 (Pra-Covid-19, Selama Covid-19, dan Pasca-Covid-19). Kebijakan dividen diukur dengan Dividend Payout Ratio (DPR), yaitu rasio dividen tunai tahun t terhadap laba bersih tahun t−1. Penelitian menggunakan data panel 80 perusahaan nonkeuangan dan nonproperti yang konsisten membagikan dividen selama 2017–2025, dengan estimator Pooled OLS sebagai model utama dan Fixed Effects sebagai uji robustness. Hasil penelitian menunjukkan bahwa status papan pencatatan tidak menghasilkan perbedaan DPR yang signifikan antara Papan Utama dan Papan Pengembangan. Namun, analisis sub-sampel mengungkap bahwa papan pencatatan mengondisikan relevansi determinan dividen, bukan besarannya secara langsung. Kebijakan dividen tidak berbeda signifikan antara fase Pra-Covid-19 dan Pasca-Covid-19, tetapi DPR pada fase Selama Covid-19 secara signifikan lebih tinggi dibandingkan Pasca-Covid-19, konsisten dengan argumen state-dependency, signaling theory, dan bird-in-hand theory. Arus kas bebas dan ukuran perusahaan merupakan determinan yang paling konsisten, sementara perilaku dividend smoothing terkonfirmasi kuat.