Skripsi
Dampak Kawasan Ekonomi Khusus terhadap Ketenagakerjaan dan Indikator Sosial-Ekonomi Daerah
Pengarang:
Faiz Althaf Amriza - ; Ashintya Damayati (Pembimbing/Promotor) - ; Muhammad Halley Yudhistira (Penguji) - ; Irfani Fithria Ummul Muzayanah (Penguji) -
Deskripsi
Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) merupakan salah satu instrumen kebijakan berbasis wilayah (place-based policy) di Indonesia untuk mendorong industrialisasi dan kesempatan kerja. Penelitian ini menganalisis dampak 10 KEK industri terhadap penyerapan tenaga kerja sektoral (manufaktur, jasa, pertanian) dan pembangunan daerah yang diukur melalui kesejahteraan mikro rumah tangga (pengeluaran per kapita total, pangan, non-pangan) serta daya dukung wilayah (konektivitas jalan, APM SMA) tingkat kabupaten/kota periode 2012–2024. Menggunakan data panel 194 kabupaten/kota, penelitian ini menerapkan metode quasi-experimental Staggered Difference-in-Differences dengan pendekatan Two-Way Fixed Effects (TWFE) dan analisis event study. Hasil estimasi menunjukkan bahwa di tingkat analisis kabupaten/kota, KEK secara statistik tidak signifikan terhadap tenaga kerja manufaktur, pengeluaran rumah tangga, konektivitas jalan, dan APM SMA. Namun, analisis event study mendeteksi adanya realokasi sektoral yang signifikan berupa kontraksi tenaga kerja sektor jasa pada periode t+2 (-6,04%) dan t+3 (-6,62%), serta sektor pertanian pada t+2 (-10,83%). Tidak terdeteksinya dampak pada variabel lainnya juga mengindikasikan adanya bias agregasi spasial (spatial aggregation problem), unit analisis tingkat kabupaten/kota terlalu luas untuk menangkap spillover effect ekonomi KEK yang cenderung terlokalisasi di sekitar kawasan.