Skripsi
Pengaruh Islamic Work Ethic terhadap Subjective Well Being melalui Mediasi Job Stress dan Problem-Solving Style pada Mitra Pengemudi Gojek Roda Dua di Kota Depok
Pengarang:
Iskandar Agung - ; Putri Mega Desiana (Pembimbing/Promotor) - ; Mohammad Irfan Syaebani (Penguji) - ; Nayunda Andhika Sari (Penguji) -
Deskripsi
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Islamic Work Ethic terhadap Subjective Well-Being melalui mediasi Job Stress dan Problem-Solving Style pada mitra pengemudi Gojek roda dua di Kota Depok. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksplanatori dan metode survei. Data dikumpulkan dari 330 mitra pengemudi Gojek roda dua Muslim yang berdomisili atau beroperasi di Kota Depok melalui teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan menggunakan Covariance-Based Structural Equation Modeling dengan bantuan LISREL 8.8. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Islamic Work Ethic berpengaruh negatif terhadap Job Stress dan berpengaruh positif terhadap Subjective Well-Being. Job Stress terbukti berpengaruh negatif terhadap Problem-Solving Style dan Subjective Well-Being, sedangkan Problem-Solving Style berpengaruh positif terhadap Subjective Well-Being. Hasil pengujian mediasi menunjukkan bahwa Job Stress dan Problem-Solving Style berperan sebagai mediator dalam hubungan antara Islamic Work Ethic dan Subjective Well-Being. Jalur mediasi serial Islamic Work Ethic, Job Stress, Problem-Solving Style, Subjective Well-Being menjadi jalur paling efektif dengan nilai total effect sebesar 0,43. Nilai koefisien determinasi menunjukkan bahwa Islamic Work Ethic mampu menjelaskan 19% variasi Job Stress, Job Stress mampu menjelaskan 31% variasi Problem-Solving Style, dan ketiga variabel secara bersama-sama mampu menjelaskan 58% variasi Subjective Well-Being. Temuan ini menunjukkan bahwa kesejahteraan subjektif mitra pengemudi Gojek roda dua tidak hanya dipengaruhi oleh nilai kerja Islami secara langsung, tetapi juga melalui penurunan tekanan kerja dan penguatan kemampuan penyelesaian masalah. Penelitian ini memperluas kajian Islamic Work Ethic dalam konteks gig economy dan pekerja platform digital.