Skripsi
Analisis Peran Status Sosio-Ekonomi dalam Perilaku Pro-Lingkungan di Indonesia
Pengarang:
Baiq Shiylva Radhiyya Tsabbitah - ; Sita Wardhani (Pembimbing/Promotor) - ; Dewi Ratna Sjari M. (Penguji) - ; Farma Mangunsong (Penguji) -
Deskripsi
Penelitian ini mengkaji keterkaitan antara status sosio-ekonomi dengan perilaku pro-lingkungan rumah tangga di Indonesia menggunakan data Survei Pengukuran Tingkat Kebahagiaan 2021. Status sosio-ekonomi diukur melalui indikator tingkat pendidikan dan tingkat pendapatan yang selanjutnya dijadikan indeks status sosio ekonomi menggunakan principal component analysis (PCA). Metode analisis yang digunakan adalah regresi logistik biner terhadap enam indikator perilaku pro-lingkungan. Hasil regresi menunjukkan bahwa status sosio-ekonomi signifikan memengaruhi seluruh indikator perilaku pro-lingkungan, tetapi arah pengaruhnya tidak selalu sama untuk setiap perilaku pro-lingkungan. Status sosio-ekonomi yang lebih tinggi meningkatkan kecenderungan rumah tangga untuk memilah sampah, menghemat energi, mempertimbangkan pembelian produk berdaya listrik rendah, dan mempertimbangkan aspek lingkungan saat membeli kendaraan bermotor. Sebaliknya, status sosio-ekonomi yang lebih tinggi justru menurunkan kecenderungan rumah tangga untuk menghemat air dan mengurangi penggunaan kendaraan bermotor. Temuan ini menandakan bahwa perilaku pro-lingkungan tidak dapat dipahami sebagai satu perilaku yang seragam karena setiap perilaku memiliki determinan dan hambatan yang berbeda-beda. Implikasinya, kebijakan peningkatan perilaku pro-lingkungan perlu dirancang secara lebih spesifik sesuai dengan jenis perilaku dan karakteristik status sosio-ekonomi rumah tangga.