Skripsi
Evaluasi Prosedur Perencanaan dan Pelaksanaan Audit Investigatif berdasarkan Dugaan Fraud Scheme pada PT HIJ
Pengarang:
Rizka Dwi Aprilia - ; Lufti Yulian (Pembimbing/Promotor) - ; Evony Silvino Violita (Penguji) - ; Ludovicus Sensi (Penguji) -
Deskripsi
Rantai pasok industri batu bara yang panjang dan melibatkan banyak transfer point sangat rentan terhadap pencurian fisik maupun manipulasi dokumen. Penelusuran kecurangan ini terkadang menjadi sulit karena pelaku biasanya menyembunyikan aksinya dibalik rutinitas operasional normal perusahaan. Oleh karena itu, laporan magang ini bertujuan untuk mengevaluasi prosedur audit investigatif berdasarkan fraud predication, sekaligus merumuskan dugaan fraud scheme atas selisih (discrepancy) kuantitas batu bara di PT HIJ. Laporan ini disusun menggunakan metode evaluasi deskriptif, yaitu dengan mengevaluasi prosedur dan kertas kerja audit yang dilaksanakan secara langsung selama penulis menjalani magang di PT XYZ Advis. Audit dimulai dengan mengenali indikasi awal kecurangan (red flags) sebagai dasar fraud predication. Selanjutnya, fokus utama pengumpulan dan pengujian bukti dalam laporan ini dilakukan melalui prosedur vouching. Penulis mengevaluasi secara mendetail bagaimana dokumen operasional, seperti Draught Survey Report (DSR) dan invoice, dibandingkan dan dicocokkan untuk membuktikan adanya kejanggalan transaksi. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa prosedur vouching ini berhasil membongkar skema pencurian batu bara (larceny), di mana pelaku menutupi aksinya dengan cara cross-document substitution dan memanipulasi angka top-up cargo. Pembahasan dalam laporan menjelaskan bahwa tahapan perencanaan, pemilihan sampel (risk-based sampling), hingga pengujian vouching yang dilakukan oleh PT XYZ Advis telah berjalan objektif dan mematuhi Standar Jasa Investigasi (SJI 5300). Kesimpulannya, praktik audit investigatif tersebut sudah berjalan dengan sangat efektif. Hal ini juga didukung oleh sistem pengawasan kertas kerja yang memadai, sehingga layak dipertahankan sebagai acuan baku penanganan kasus sejenis tanpa memerlukan rekomendasi perbaikan tambahan.