Skripsi
Analisis Respons Sektoral Saham di Bursa Efek Indonesia terhadap Economic Policy Uncertainty dan Geopolitical Risk
Pengarang:
Salman Al Farisi Aziz Adwani - ; Muhammad Budi Prasetyo (Pembimbing/Promotor) - ; Rizky Luxianto (Penguji) - ; Zuliani Dalimunthe (Penguji) -
Deskripsi
Penelitian ini menganalisis dinamika connectedness volatilitas asimetris pada sembilan sektor saham Bursa Efek Indonesia terhadap Global Economic Policy Uncertainty (GEPU) dan Geopolitical Risk (GPR). Volatilitas sektoral didekomposisi menjadi Good Realized Volatility (GRV) dan Bad Realized Volatility (BRV) untuk menangkap perbedaan transmisi guncangan dari pergerakan harga positif dan negatif. Penelitian menggunakan data bulanan periode Januari 2002 hingga Desember 2024 dan mengestimasi hubungan antarvariabel dengan pendekatan Time-Varying Parameter Vector Autoregression (TVP-VAR) Connectedness. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Total Connectedness Index pada model BRV secara konsisten lebih tinggi dibandingkan model GRV, yang mengindikasikan bahwa volatilitas negatif menyebar antar sektor dengan intensitas yang lebih kuat. Sektor Financials muncul sebagai net transmitter utama, terutama pada sisi BRV, sedangkan Energy, Consumer Discretionary, dan Real Estate cenderung berperan sebagai net receiver. Dari sisi faktor eksternal, GEPU memiliki pengaruh yang lebih kuat dan lebih persisten terhadap volatilitas sektoral dibandingkan GPR. Sebaliknya, pengaruh GPR lebih episodik dan terutama meningkat pada periode krisis geopolitik. Analisis periode krisis menunjukkan bahwa struktur transmisi berubah sesuai karakter masing-masing krisis, namun uji robustness tanpa GEPU dan GPR mengonfirmasi bahwa pola utama transmitter dan receiver antar sektor tetap stabil. Temuan ini menegaskan pentingnya pemantauan volatilitas negatif, faktor ketidakpastian global, dan peran sektoral dalam pengelolaan risiko pasar modal Indonesia.