Skripsi
The Impact of Artificial Intelligence Adoption on Firm Performance: Evidence from Indonesian Publicly Listed Companies
Pengarang:
Muhammad Fariz Ibrahim - ; Dwi Nastiti Danarsari (Pembimbing/Promotor) - ; Mona Ridho Sidjabat (Penguji) - ; Arief Wibisono Lubis (Penguji) -
Deskripsi
Penelitian ini menguji pengaruh adopsi kecerdasan artifisial (artificial intelligence/AI) terhadap kinerja perusahaan non-keuangan KOMPAS100 yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2019–2024. Mengikuti Mishra et al. (2022), adopsi AI (AIADOPT) diukur sebagai frekuensi kemunculan 184 kata kunci terkait AI dalam dua bahasa (Inggris dan Bahasa Indonesia) relatif terhadap total kata dalam laporan tahunan setiap perusahaan. Dengan menggunakan panel yang terdiri atas 89 perusahaan dan 469 observasi perusahaan-tahun, regresi efek tetap dua arah (perusahaan dan tahun) diestimasi untuk return on assets (ROA), Tobin’s Q, dan penjualan per karyawan. Profitabilitas mengikuti pola kurva-J: adopsi AI berkaitan dengan penurunan ROA yang signifikan secara statistik pada tahun berjalan dan memberikan imbal hasil positif dua tahun kemudian—terkonsentrasi pada kelompok pengadopsi frontier kuartil teratas serta robust terhadap propensity-score matching dan analisis sensitivitas Oster (2019). Dekomposisi DuPont mengaitkan perolehan ini dengan saluran margin laba, bukan perputaran aset (asset turnover). Adopsi AI tidak berkaitan dengan Tobin’s Q maupun penjualan per karyawan; konsisten dengan kerangka difusi informasi bertahap dari Hong, Lim, dan Stein (2000), tidak adanya respons valuasi ditafsirkan sebagai cerminan kematangan pasar ekuitas Indonesia dan bukan kegagalan hubungan AI–kinerja. Secara keseluruhan, adopsi AI menghasilkan imbal hasil yang terukur namun bersyarat, yang bergantung pada intensitas adopsi, skala perusahaan, dan horizon waktu multi-tahun.