Skripsi
Conditional Cash vs. In-Kind Transfer: Analisis Komparatif Pengaruh Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) terhadap Partisipasi Sekolah Anak dan Investasi Pendidikan Rumah Tangga di Indonesia
Pengarang:
Diva Amanda - ; Prani Sastiono (Pembimbing/Promotor) - ; Jossy Prananta Moeis (Penguji) - ; Putu Geniki Lavinia Natih (Penguji) -
Deskripsi
Penelitian ini menganalisis efektivitas komparatif Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) terhadap partisipasi sekolah dan investasi pendidikan rumah tangga miskin di Indonesia. Menggunakan data Susenas 2023, penelitian ini menerapkan model regresi logistik dan Ordinary Least Squares (OLS). Hasil menunjukkan bahwa PKH, dengan mekanisme kondisionalitasnya, lebih efektif meningkatkan partisipasi sekolah dibandingkan BPNT, terutama pada jenjang SMA di mana opportunity cost pendidikan tinggi. Meskipun BPNT secara tunggal berasosiasi negatif dengan investasi pendidikan akibat bias seleksi kelompok ekonomi paling rentan, ditemukan efek komplementaritas yang positif saat kedua program diterima bersamaan. Integrasi bantuan tunai bersyarat dan bantuan pangan terbukti menciptakan sinergi yang meringankan kendala anggaran rumah tangga sekaligus memastikan keberlanjutan pendidikan anak. Penelitian ini merekomendasikan perlunya kebijakan perlindungan sosial yang terintegrasi, penyesuaian nilai bantuan berdasarkan jenjang pendidikan, serta penguatan mekanisme kondisionalitas untuk memaksimalkan investasi modal manusia pada kelompok miskin.