Skripsi
Pengaruh Karakteristik Beauty Influencer Berhijab terhadap Impulse Buying Kosmetik Halal di TikTok Shop
Pengarang:
Riefanka Rahmania Raissa - ; Yeshika Alversia (Pembimbing/Promotor) - ; Ira Iriyanty (Penguji) - ; Rizal Halim (Penguji) -
Deskripsi
Perkembangan social commerce khususnya TikTok Shop telah mengubah lanskap belanja digital di Indonesia secara signifikan. Produk kosmetik halal yang tergolong sebagai credence goods menghadapi tantangan keterbatasan informasi dalam format video pendek, sehingga menuntut adanya kepercayaan konsumen sebelum melakukan transaksi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh karakteristik beauty influencer berhijab (attractiveness, trustworthiness, expertise, informativeness, dan trendiness) terhadap perceived trust serta dampaknya pada perilaku impulse buying konsumen Muslimah Generasi Z. Penelitian ini menggunakan model Stimulus-Organism-Response (S-O-R) dengan pendekatan kuantitatif. Data dikumpulkan melalui survei online kepada 204 responden yang pernah melakukan pembelian kosmetik halal melalui fitur keranjang kuning di TikTok Shop. Analisis data dilakukan menggunakan metode Partial Least Square-Structural Equation Method (PLS-SEM) dengan perangkat lunak SmartPLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa attractiveness, trustworthiness, dan informativeness memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap perceived trust. Sebaliknya, expertise dan trendiness ditemukan tidak berpengaruh signifikan terhadap perceived trust. Lebih lanjut, perceived trust terbukti memiliki pengaruh positif yang sangat signifikan terhadap impulse buying, serta mampu memediasi hubungan antara attractiveness, trustworthiness, dan informativeness terhadap impulse buying. Temuan ini memberikan implikasi manajerial bagi merek kosmetik halal untuk lebih memprioritaskan transparansi ulasan, kualitas edukasi informasi, dan daya tarik visual yang selaras dengan nilai syariat dibandingkan hanya bersandar pada strategi konten yang viral.