Skripsi
Keberadaan Konflik Bersenjata terhadap Perdagangan Sektoral Indonesia-OKI: Analisis pada Sektor Agrikultur, Manufaktur, dan Ekstraktif
Pengarang:
Faeyza Abrar Izzaldin - ; Risna Triandhari (Pembimbing/Promotor) - ; Mohamad Soleh Nurjaman (Pembimbing/Promotor) - ; Jahen Fachrul Rezki (Penguji) - ; Ahmad Mikail Zaini (Penguji) -
Deskripsi
Penelitian ini menganalisis dampak konflik bersenjata di negara-negara anggota Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) terhadap perdagangan bilateral Indonesia secara terdisagregasi per jenis komoditas dan tipe konflik menggunakan structural gravity model dengan estimator PPMLHDFE pada data panel 51 negara OKI periode 2000–2022, dengan sub-sampel kawasan MENA dan Non-MENA. Variabel konflik dikonstruksi berdasarkan klasifikasi UCDP yang mencakup enam tipe konflik, sementara perdagangan didisagregasi ke dalam sektor agrikultur, manufaktur, dan ekstraktif pada sisi ekspor maupun impor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dampak konflik bersifat heterogen antar sektor, tipe konflik, dan kawasan, di mana konflik di MENA cenderung menekan impor Indonesia secara lebih konsisten terutama pada ketiga sektor, sementara impor dari Non-MENA sebagian sektor seperti Manufaktur dan ekstraktif justru meningkat. Pada sisi ekspor, agrikultur menunjukkan pola ambigus karena konflik di negara mitra dapat sekaligus mengganggu maupun mendorong permintaan pasokan dari Indonesia