Skripsi
Determinan Konsumsi Energi Terbarukan di Negara-Negara OKI: Analisis Data Panel
Pengarang:
Ramanda Mahdalena Putri - ; Permata Wulandari (Pembimbing/Promotor) - ; Irfani Fithria Ummul Muzayanah (Pembimbing/Promotor) - ; Witri Indriyani (Penguji) - ; Putu Angga Widyastaman (Penguji) -
Deskripsi
Penelitian ini menganalisis determinan konsumsi energi terbarukan (REC) di 28 negara anggota Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) periode 2000–2021, mengisi celah kawasan yang belum banyak diteliti. Menggunakan data panel 616 observasi dari World Bank dan Worldwide Governance Indicators, penelitian ini menguji pengaruh GDP per capita, CO2 intensity, urban population, education, FDI, trade openness, dan governance index terhadap REC melalui Fixed Effect Model dua arah dengan Clustered Standard Error. Hasil menunjukkan GDP per capita dan CO2 intensity berpengaruh negatif signifikan terhadap REC, konsisten dengan kerangka carbon lock-in, sementara lima variabel lain tidak signifikan pada model agregat. Analisis heterogenitas menunjukkan pengaruh GDP per capita menguat seiring naiknya pendapatan dan hanya signifikan pada negara dengan REC modern, urban population berbalik arah antar kelompok pendapatan, governance index signifikan hanya pada negara berpendapatan menengah ke atas, dan education signifikan hanya pada negara berbasis biomassa tradisional. Temuan ini menegaskan perlunya kebijakan transisi energi yang kontekstual, sekaligus relevan dengan prinsip maqasid al-syariah dalam ekonomi Islam.