Skripsi
The role of Road Infrastructure Quality in Regional Inequality in Indonesia During the Jokowi Era
Pengarang:
Ali Fariz Prioutomo - ; Hera Susanti (Pembimbing/Promotor) - ; Ainul Huda (Penguji) - ; Dhaniel Ilyas (Penguji) -
Deskripsi
Penelitian ini mengevaluasi pengaruh kualitas infrastruktur jalan di Indonesia terhadap ketimpangan antardaerah selama masa pemerintahan Jokowi. Karena sebagian besar penelitian sebelumnya mengevaluasi pengaruh kuantitas infrastruktur, penelitian ini berfokus pada evaluasi pengaruh kualitas. Secara spesifik, penelitian ini menggunakan ukuran yang didasarkan pada proporsi jalan nasional yang berada dalam kondisi baik atau mantap. Penelitian ini menggunakan model ekonometrik dengan data panel untuk 32 provinsi selama periode 2011–2024. Model fixed effect yang digunakan bergantung pada beberapa variabel kontrol, yaitu Mobilitas, Aglomerasi, PDRB Per Kapita, Tingkat Pengangguran, Tingkat Kemiskinan, dan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas infrastruktur jalan tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap ketimpangan antardaerah. Temuan ini mengindikasikan bahwa peningkatan kualitas jalan saja tidak cukup untuk mengurangi ketimpangan antardaerah. Oleh karena itu, pembangunan infrastruktur harus dilengkapi dengan kebijakan yang mendukung mobilitas ekonomi dan kegiatan produktif guna mendorong pembangunan daerah yang lebih inklusif.