Skripsi
Analisis Tantangan Implementasi Pengaruh Religious-Based Ethics dalam Keputusan Pembiayaan Produktif Generasi Z Muslim: Tinjauan Kritis BNPL dan Solusi Syariahnya untuk Keuangan Digital
Analysis of the Challenges in Implementing Religious-Based Ethics in Productive Financing Decisions Among Muslim Generation Z: A Critical Review of BNPL and Shariah-Based Solutions for Digital Finance
Pengarang:
Muhammad Rafid Nadhif Rizqullah - ; Nissa Ghulma Ratnasari (Pembimbing/Promotor) - ; Irfani Fithria Ummul Muzayanah (Pembimbing/Promotor) - ; Banu Muhammad (Penguji) - ; Fenny Rosmanita (Penguji) -
Deskripsi
Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi religious-based ethics dalam keputusan pembiayaan produktif Generasi Z Muslim melalui fenomena penggunaan Buy Now Pay Later (BNPL), serta mengidentifikasi tantangan implementasinya dan memetakan kebutuhan konsumen Muslim terhadap pembiayaan syariah digital. Penelitian dilatarbelakangi oleh meningkatnya penggunaan BNPL untuk kebutuhan produktif di kalangan Generasi Z Muslim meskipun terdapat kekhawatiran terhadap potensi riba. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 190 responden Generasi Z Muslim di Indonesia yang pernah menggunakan BNPL untuk tujuan produktif. Data dianalisis menggunakan Partial Least Squares–Structural Equation Modeling (PLS-SEM), kemudian diperdalam melalui analisis eksploratif dan Focus Group Discussion (FGD).
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Muslim religiosity berpengaruh positif terhadap knowledge about riba dan perceived riba risk, sedangkan knowledge about riba juga meningkatkan perceived riba risk. Selanjutnya, perceived riba risk berpengaruh negatif terhadap trust in BNPL mechanism riba-free dan keputusan penggunaan BNPL untuk tujuan produktif. Trust memediasi secara parsial hubungan antara perceived riba risk dan keputusan penggunaan BNPL, sedangkan perceived BNPL benefits memperlemah pengaruh negatif perceived riba risk terhadap keputusan tersebut. Analisis menunjukkan bahwa tantangan implementasi religious-based ethics tidak hanya dipengaruhi oleh faktor individu, tetapi juga oleh adanya dilema antara kepatuhan terhadap prinsip syariah dan manfaat ekonomi, keterbatasan alternatif pembiayaan syariah digital yang sesuai dengan kebutuhan produktif, serta perlunya penguatan literasi keuangan syariah yang lebih implementatif. Berdasarkan temuan tersebut, penelitian ini memetakan kebutuhan konsumen Muslim terhadap pembiayaan syariah digital yang cepat, mudah diakses, transparan, mendukung pembiayaan produktif berskala kecil, serta tetap sesuai dengan prinsip syariah. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan kajian Islamic behavioral finance dan memberikan implikasi bagi regulator serta industri fintech syariah dalam mengembangkan pembiayaan digital yang sesuai dengan kebutuhan Generasi Z Muslim.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Muslim religiosity berpengaruh positif terhadap knowledge about riba dan perceived riba risk, sedangkan knowledge about riba juga meningkatkan perceived riba risk. Selanjutnya, perceived riba risk berpengaruh negatif terhadap trust in BNPL mechanism riba-free dan keputusan penggunaan BNPL untuk tujuan produktif. Trust memediasi secara parsial hubungan antara perceived riba risk dan keputusan penggunaan BNPL, sedangkan perceived BNPL benefits memperlemah pengaruh negatif perceived riba risk terhadap keputusan tersebut. Analisis menunjukkan bahwa tantangan implementasi religious-based ethics tidak hanya dipengaruhi oleh faktor individu, tetapi juga oleh adanya dilema antara kepatuhan terhadap prinsip syariah dan manfaat ekonomi, keterbatasan alternatif pembiayaan syariah digital yang sesuai dengan kebutuhan produktif, serta perlunya penguatan literasi keuangan syariah yang lebih implementatif. Berdasarkan temuan tersebut, penelitian ini memetakan kebutuhan konsumen Muslim terhadap pembiayaan syariah digital yang cepat, mudah diakses, transparan, mendukung pembiayaan produktif berskala kecil, serta tetap sesuai dengan prinsip syariah. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan kajian Islamic behavioral finance dan memberikan implikasi bagi regulator serta industri fintech syariah dalam mengembangkan pembiayaan digital yang sesuai dengan kebutuhan Generasi Z Muslim.