Skripsi
Servicification and GVC Upgrading: Evidence from ASEAN-5 Manufacturing
Pengaruh Servisifikasi terhadap Peningkatan Posisi Rantai Nilai Global: Studi pada Manufaktur ASEAN-5
Pengarang:
Alifiah Maharani Ananda Nur - ; Christina Ruth Elisabeth L. Tobing (Pembimbing/Promotor) - ; Mohamad Dian Revindo (Penguji) - ; Arip Muttaqien (Penguji) -
Deskripsi
Studi ini menganalisis hubungan servisifikasi terhadap peningkatan posisi GVC pada manufaktur ASEAN-5 selama periode 2000–2022. Indeks posisi GVC diadaptasi dari Du & Agbola (2024), servisifikasi didekomposisi berdasarkan sumber (domestik; asing) dan jenis (distribusi, TIK, keuangan, dan jasa bisnis). Hasil estimasi menunjukkan bahwa peningkatan intensitas input jasa secara agregat justru berhubungan dengan posisi manufaktur yang semakin ke hilir. Efek negatif ini didorong oleh jasa domestik, mengindikasikan bahwa kapabilitas jasa domestik ASEAN-5 yang rendah dan pasar jasa yang terregulasi ketat gagal mentransmisikan pengetahuan ke sektor manufaktur. Sementara itu, komponen asing menunjukkan dampak yang heterogen dimana jasa keuangan asing terindikasi bersifat ekstraktif, sedangkan jasa distribusi asing berhasil mendorong posisi manufaktur ke arah yang lebih hulu. Lebih lanjut, hubungan negatif ini ditemukan terkonsentrasi pada industri berteknologi tinggi yang beroperasi di bawah tata kelola captive MNC, sedangkan industri berteknologi menengah menunjukkan hubungan yang positif. Terakhir, kualitas regulasi terbukti memoderasi hubungan dasar secara signifikan, sementara implementasi kebijakan pasca-AEC tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan. Secara keseluruhan, efek pembangunan dari servisifikasi bergantung pada kualitas kelembagaan, daya saing pasar jasa, dan struktur tata kelola industri.