Skripsi
Institutional Quality and the Distributional Effects of Capital Account Liberalization in Asia
Kualitas Institusi dan Dampak Distribusi Liberalisasi Akun Modal di Asia
Pengarang:
Aiko Putri Fauzi - ; Fithra Faisal Hastiadi (Pembimbing/Promotor) - ; Christina Ruth Elisabeth L. Tobing (Penguji) - ; I Made Krisna Yudhana Wisnu Gupta (Pembimbing/Promotor) - ; Rizki Nauli Siregar (Penguji) -
Deskripsi
Sejak akhir abad ke-20, globalisasi keuangan telah mengalami ekspansi seiring dengan meningkatnya ketimpangan pendapatan, yang menimbulkan kekhawatiran terhadap dampak distribusional dari liberalisasi akun modal (CAL). Meskipun CAL kerap dikaitkan dengan ketimpangan pendapatan yang lebih tinggi, semakin banyak bukti yang menunjukkan bahwa hubungan tersebut tidak bersifat seragam antarnegara. Studi ini menganalisis apakah kualitas institusi memoderasi hubungan antara CAL dan ketimpangan pendapatan di negara-negara Asia, menggunakan data panel tidak seimbang dari 14 negara selama periode 1970 – 2022. CAL diukur menggunakan indeks Chinn-Ito (KAOPEN), sementara ketimpangan pendapatan diukur menggunakan koefisien Gini (disposable dan market) serta indikator pangsa pendapatan (Top 10% dan Bottom 50%). Dengan menggunakan kerangka panel fixed effects, hasil estimasi baselinemenunjukkan bahwa keterbukaan akun modal yang lebih tinggi berasosiasi positif dengan ketimpangan pendapatan yang lebih tinggi. Peran kualitas institusi berbeda antar kelompok pendapatan negara: interaksi antara KAOPEN dan tata kelola demokratis (polity) bersifat positif pada negara berpendapatan tinggi, sementara interaksi dengan korupsi bersifat negatif dan signifikan untuk beberapa ukuran ketimpangan pada seluruh sampel dan subsampel negara berpendapatan tinggi. Kedalaman sektor perbankan domestik semakin memperkuat dampak liberalisasi yang memperlebar ketimpangan di negara-negara berpendapatan tinggi, sedangkan kedalaman pasar saham secara keseluruhan hanhya menunjukkan pengaruh yang terbatas terhadap kondisi tersebut. Hasil uji robustness menggunakan ukuran keterbukaan keuangan de facto mendukung temuan-temuan utama ini.