Skripsi
Factors Influencing the Financial Reporting Quality of Village-Government Financial Statements: A Literature Review
Faktor-faktor yang Mempengaruhi Kualitas Pelaporan Keuangan dari Laporan Keuangan Pemerintah Desa: Sebuah Tinjauan Literatur
Pengarang:
Adhirajasa Satria Buana - ; Widya Perwitasari (Pembimbing/Promotor) - ; Andriyanti Wagianto (Penguji) - ; Panggah Tri Wicaksono (Penguji) -
Deskripsi
Studi mandiri ini adalah tinjauan literatur dari 10 (sepuluh) artikel yang dipilih dari literatur akademis yang tersedia tentang laporan keuangan desa di Indonesia, yang bertujuan mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi kualitas laporan keuangan desa (“KLKDes”) serta menganalisis dasar teoritis dan metodologi yang digunakan oleh artikel-artikel yang dipilih. Artikel-artikel tersebut dipilih dari tiga indeks jurnal: Google Scholar, Scopus, dan indeks Kemensaintekdikti (SINTA), yang selanjutnya disaring lebih lanjut berdasarkan apakah laporan keuangan desa merupakan variabel yang diukur artikel-artikel tersebut. Dari sepuluh artikel yang dipilih, hanya 1 (satu) menggunakan metode riset kualitatif, sedangkan yang lain menggunakan metode kuantitatif seperti multiple linear regression dan partial least square, sementara 7 (tujuh) artikel menggunakan agency theory dan 2 (dua) menggunakan stewardship theory tentang hubungan organisasi sebagai dasar teoritis penelitian. Sejumlah 13 variabel nonindependen telah dianalisis oleh artikel-artikel yang dipilih atas pengaruhnya terhadap KLKDes, dengan 12 variabel di antaranya menunjukkan dampak yang positif dan signifikan, yakni: kompetensi SDM (sumber daya manusia), penggunaan SISKEUDes (sistem keuangan desa), kendali internal, komitmen top management, pengelolaan Dana Desa, pelatihan pengguna sistem, penggunaan teknologi informasi, partisipasi masyarakat, pencegahan fraud, manajemen keuangan, dan manajemen aset; sedangkan kualitas data tidak memiliki dampak signifikan terhadap KLKDes. Meski kompetensi SDM, penggunaan SISKEUDes, dan kendali internal adalah variabel-variabel yang paling sering digunakan, beberapa di antara artikel tersebut tidak menunjukkan korelasi signifikan antara tiga variabel tersebut dengan KLKDes. Selebihnya, artikel-artikel yang dipilih menggunakan standar akuntansi pemerintah (“SAP”) untuk menilai karakteristik kualitatif laporan keuangan padahal laporan keuangan desa diatur oleh Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 20 Tahun 2018 tentang Pengelolaan Keuangan Desa (“Permendagri 20/2018”), yang tidak mengacu pada SAP. Maka, penelitian lebih lanjur diperlukan untuk memastikan korelasi variabel-variabel di atas pada KLKDes, serta menggunakan Permendagri 20/2018 untuk mengukur KLKDes alih-alih SAP.