Skripsi
Does Geopolitical Risk Deter or Stimulate Renewable Energy Investment? Evidence for an Energy-Security Channel
Apakah Risiko Geopolitik Menghambat atau Mendorong Investasi Energi Baru dan Terbarukan? Bukti adanya Mekanisme Keamanan Energi
Deskripsi
Tesis ini meneliti apakah risiko geopolitik menghambat atau mendorong investasi energi terbarukan pada 32 negara berkembang dan negara maju yang diamati selama periode 2009 2022. Dengan menggunakan indeks risiko geopolitik Caldara dan Iacoviello serta data tahunan investasi energi terbarukan, analisis ini menguji dua saluran yang saling bersaing: saluran ketidakpastian, yang menyatakan bahwa ketidakstabilan geopolitik menekan investasi, dan saluran keamanan energi, yang menyatakan bahwa risiko geopolitik justru mempercepat investasi dengan meningkatkan nilai kapasitas energi terbarukan domestik. Karena investasi energi terbarukan bersifat persisten dan beberapa determinannya diduga bersifat endogen, strategi empiris dalam penelitian ini menggunakan kerangka panel dinamis yang diestimasi dengan System GMM satu tahap (one-step System GMM), yang dilengkapi dengan analisis kontrol sintetis (synthetic control) terhadap Polandia pasca guncangan Rusia Ukraina tahun 2022. Hasil penelitian menunjukkan bahwa risiko geopolitik berhubungan positif dan signifikan dengan investasi energi terbarukan, baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang. Temuan ini stabil di seluruh spesifikasi, robust terhadap inferensi wild cluster, dan lebih kuat pada negara berkembang, yang eksposur terhadap keamanan energinya lebih menonjol. Secara keseluruhan, bukti yang diperoleh mendukung saluran keamanan energi dibandingkan saluran ketidakpastian semata.