Skripsi
Analisis Spillover Volatilitas Antara Indeks Obligasi Hijau, Indeks Obligasi Konvensional, dan Indeks Harga Karbon Menggunakan Pendekatan DCC-GARCH Periode 2015-2025
Analysis of Volatility Spillovers Between Green Bonds Index, Conventional Bonds Index, and Carbon Price Index Using the DCC-GARCH for the Period 2015–2025
Pengarang:
Auliana Balqis - ; Asiah Muchtar (Pembimbing/Promotor) - ; Sigit Sulistyo Wibowo (Penguji) - ; Ratna Juwita (Penguji) -
Deskripsi
Penelitian ini menganalisis spillover volatilitas indeks obligasi hijau terhadap indeks obligasi konvensional dan indeks harga karbon global menggunakan pendekatan DCC-GARCH. Data berupa return harian yang dihitung dari nilai penutupan tiga indeks, yaitu S&P Green Bond U.S. Dollar Select Index, S&P 500 Bond Index, dan S&P Global Carbon Credit Index, selama periode 1 Januari 2015–31 Desember 2025. Hasil penelitian mengonfirmasi adanya spillover volatilitas pada kedua model, sejalan dengan Jovović dan Popović (2025) serta Bouteska et al. (2025). Spillover antara indeks obligasi hijau dan indeks obligasi konvensional bersifat signifikan sepanjang periode, sehingga obligasi hijau tidak menawarkan manfaat diversifikasi terhadap obligasi konvensional. Sebaliknya, spillover antara indeks obligasi hijau dan indeks harga karbon global bersifat jangka panjang dengan korelasi yang menguat pada periode tekanan pasar, sehingga instrumen yang diwakili indeks tersebut dapat menjadi sumber diversifikasi pada kondisi normal. Bagi investor, pemahaman atas spillover menjadi dasar untuk menilai efektivitas diversifikasi obligasi hijau dan mengelola risiko portofolio secara lebih tepat. Bagi regulator, temuan ini menegaskan pentingnya menjaga stabilitas pasar obligasi hijau sebagai bagian dari ekosistem pendapatan tetap sekaligus mempersiapkan pasar karbon domestik seiring perkembangannya.