Skripsi
Perang Dagang Amerika Serikat Dengan Tiongkok : Implikasi Terhadap Arus Masuk Foreign Direct Investments Indonesia
The United States-China Trade War: Implications on Indonesia's Foreign Direct Investments Inflows
Pengarang:
Muhammad Alif Zidane - ; Fithra Faisal Hastiadi (Pembimbing/Promotor) - ; Mohamad Dian Revindo (Penguji) - ; Nachrowi D. Nachrowi (Penguji) -
Deskripsi
Penelitian ini menganalisis dampak perang dagang Amerika Serikat–Tiongkok terhadap arus Foreign Direct Investment (FDI) ke Indonesia pada periode 2011–2024. Perang dagang yang dimulai pada 2018 meningkatkan tarif dan ketidakpastian kebijakan perdagangan global, yang berpotensi mendorong realokasi investasi lintas negara melalui mekanisme trade diversion dan investment diversion. Dengan menggunakan pendekatan gravity model dan estimasi panel data Fixed Effects, penelitian ini menguji apakah terjadi perubahan arus FDI ke Indonesia, khususnya dari lima negara investor utama: Amerika Serikat, Tiongkok, Hong Kong, Jepang, dan Singapura. Hasil estimasi menunjukkan bahwa koefisien interaksi antara dummy perang dagang dan Tiongkok bernilai positif dan signifikan secara statistik, yang mengindikasikan bahwa FDI dari Tiongkok ke Indonesia meningkat secara signifikan setelah dimulainya perang dagang. Temuan ini menunjukkan adanya pergeseran komposisi sumber investasi dan konsisten dengan mekanisme investment diversion, di mana perusahaan yang terdampak kenaikan tarif dan ketidakpastian kebijakan melakukan relokasi investasi ke negara alternatif seperti Indonesia. Hasil uji ketahanan menunjukkan bahwa temuan utama tersebut tetap konsisten setelah pengendalian efek waktu bersama serta perubahan definisi periode perang dagang. Dengan demikian, penelitian ini menyimpulkan bahwa perang dagang AS–Tiongkok berkontribusi terhadap perubahan pola dan komposisi arus FDI ke Indonesia, khususnya melalui peningkatan arus investasi dari Tiongkok.