Skripsi
Pengaruh Sentimen Investor terhadap Keputusan Struktur Modal: Peran Moderasi Suku Bunga dan Financial Constraints pada Perusahaan Manufaktur di Bursa Efek Indonesia Periode 2017-2024
The Effect of Investor Sentiment on Capital Structure Decisions: The Moderating Role of Interest Rates and Financial Constraints in Manufacturing Firms Listed on the Indonesia Stock Exchange, 2017–2024
Pengarang:
Gracio Ivashko Saksikris - ; Junino Jahja (Pembimbing/Promotor) - ; Permata Wulandari (Penguji) - ; Rofikoh Rokhim (Penguji) -
Deskripsi
Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh sentimen investor terhadap keputusan struktur modal perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2017-2024, serta menguji peran financial constraints dan rezim tingkat suku bunga sebagai variabel moderasi. Penelitian ini menggunakan debt capacity theory dalam kerangka behavioral corporate finance untuk menjelaskan bagaimana faktor perilaku dan kondisi makroekonomi memengaruhi keputusan pendanaan perusahaan. Sampel penelitian terdiri atas 50 perusahaan manufaktur dengan total 400 observasi firm-year. Sentimen investor diproksikan menggunakan Consumer Confidence Index (CCI) Bank Indonesia yang di-lag satu periode. Analisis dilakukan menggunakan model Firm Fixed Effects dengan Driscoll-Kraay Standard Errors. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sentimen investor tidak berpengaruh langsung terhadap leverage dan financial constraints juga tidak memoderasi hubungan tersebut. Sebaliknya, rezim tingkat suku bunga terbukti memoderasi hubungan antara sentimen investor dan leverage secara signifikan. Analisis marginal effect menunjukkan bahwa sentimen investor berpengaruh positif pada periode suku bunga rendah, tetapi berubah menjadi negatif ketika suku bunga berada pada tingkat yang lebih tinggi. Temuan ini menunjukkan bahwa biaya pendanaan menjadi boundary condition yang membatasi pengaruh sentimen investor terhadap keputusan struktur modal. Penelitian ini memperkaya literatur behavioral corporate finance dengan menunjukkan bahwa pengaruh sentimen investor terhadap struktur modal bersifat kondisional dan dipengaruhi oleh kondisi makroekonomi. Temuan penelitian juga memberikan implikasi bagi manajemen perusahaan dan regulator dalam merumuskan strategi pendanaan yang lebih responsif terhadap perubahan sentimen investor dan dinamika tingkat suku bunga.