Skripsi
Greenium di Pasar Sukuk: Bukti Empiris dari Pasar Sukuk di Malaysia Periode 2017-2024
Greenium in the Sukuk Market: Empirical Evidence from Malaysia's Sukuk Market During the 2017-2024 Period
Pengarang:
Fajri Bahari Abdillah - ; Muhammad Budi Prasetyo (Pembimbing/Promotor) - ; Karina Wulandari (Penguji) - ; Nur Dhani Hendranastiti (Penguji) -
Deskripsi
Penelitian ini bertujuan untuk menguji secara empiris keberadaan greenium pada pasar sukuk korporasi Malaysia periode 2017–2024, mengestimasi magnitudenya dalam basis poin, serta menganalisis pengaruh karakteristik obligasi terhadap yield to maturity (YTM). Data penelitian merupakan pooled cross-section yang terdiri dari 1.398 observasi sukuk yang bersumber dari LSEG Workspace selama periode 2017–2024, mencakup 207 green sukuk dan 1.191 sukuk non-hijau. Penelitian ini menerapkan tiga pendekatan metodologis yang saling melengkapi, yaitu regresi Ordinary Least Squares (OLS) berjenjang dengan year fixed effects (year dummies), regresi sub-sampel korporasi sebagai clean comparison, dan Propensity Score Matching (PSM) dengan enam algoritma matching. Hasil estimasi Model 3 (spesifikasi lengkap) mengonfirmasi keberadaan greenium yang signifikan dengan magnitude sebesar 39,60–43,00 basis poin pada estimasi OLS dan 68,96–107,38 basis poin pada estimasi PSM. Variabel karakteristik obligasi yaitu tingkat kupon, tenor, dan Nominal Penerbitan berpengaruh signifikan terhadap YTM sesuai prediksi teori, sedangkan jenis emiten tidak signifikan. Temuan metodologis penting penelitian ini adalah perubahan tanda koefisien GREEN dari positif pada model baseline menjadi negatif setelah karakteristik obligasi dikontrol, yang menegaskan pentingnya kontrol multivariat untuk menghindari omitted variable bias. Secara keseluruhan, penelitian ini memberikan bukti empiris terbaru mengenai keberadaan greenium pada pasar sukuk terbesar di dunia serta menyediakan benchmark kuantitatif yang relevan bagi investor, emiten, dan regulator dalam mendorong pengembangan pasar green sukuk korporasi, khususnya di Indonesia.