Skripsi
Analisis Proses Collaborative Governance dalam Implementasi Program Koperasi Desa Merah Putih pada Tiga Desa di Banten dan Jawa Barat
Analysis of the Collaborative Governance Process in the Implementation of the 'Program Koperasi Desa Merah Putih' in Three Villages across Banten and West Java
Pengarang:
Muhammad Faris Syahputra - ; Desti Fitriani (Pembimbing/Promotor) - ; Taufik Hidayat (Penguji) - ; Dyah Setyaningrum (Penguji) -
Deskripsi
Penelitian ini bertujuan menganalisis dinamika collaborative governance dalam implementasi Program Koperasi Desa Merah Putih (KDMP), khususnya hubungan antara KDMP, Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), pemerintah desa, dan masyarakat dalam mendukung penguatan ekonomi desa. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain multiple case study pada tiga lokasi di Provinsi Banten dan Jawa Barat. Analisis dilakukan menggunakan kerangka collaborative governance Ansell dan Gash yang mencakup Starting Conditions, Institutional Design, facilitative leadership, dan Collaborative Process. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan thematic analysis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efektivitas implementasi KDMP ditentukan oleh kualitas hubungan antaraktor, kejelasan pembagian peran, kapasitas kelembagaan, dan kepemimpinan fasilitatif. Desa 1 memperlihatkan pola kolaborasi yang adaptif, Desa 2 membangun kolaborasi berbasis kepercayaan yang belum terinstitusionalisasi secara optimal, sedangkan Desa 3 menghadapi fragmentasi kelembagaan akibat rendahnya kepercayaan dan lemahnya koordinasi. Temuan ini menunjukkan bahwa implementasi KDMP memerlukan penguatan tata kelola kolaboratif melalui kejelasan pembagian peran, mekanisme koordinasi yang berkelanjutan, penguatan kapasitas kelembagaan, dan kepemimpinan fasilitatif agar mampu mendukung pembangunan ekonomi desa secara berkelanjutan.