Skripsi
Hubungan Tingkat Pendidikan Pemerintahan Desa terhadap Kualitas Sanitasi: Analisis Data Panel Potensi Desa Tahun 2014-2024
Does Village Government Education Matter for Sanitation Quality? Evidence from Village Potential Panel Data 2014-2024
Pengarang:
Agnes Ruth Immanuela Panggabean - ; Abdillah Ahsan (Pembimbing/Promotor) - ; Chotib (Penguji) - ; Sartika Djamaluddin (Penguji) -
Deskripsi
Sanitasi merupakan salah satu indikator penting pembangunan manusia, namun kualitas sanitasi antar desa di Indonesia masih menunjukkan ketimpangan. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan kapasitas sumber daya manusia pemerintah desa, yang diproksikan melalui tingkat pendidikan kepala desa, tingkat pendidikan sekretaris desa, dan jumlah aparatur desa, terhadap kualitas sanitasi desa di Indonesia. Penelitian menggunakan data panel Potensi Desa (PODES) tahun 2014, 2018, 2021, dan 2024. Model utama diestimasi menggunakan Random Effects Logit dengan indikator komposit kualitas sanitasi sebagai variabel dependen, sedangkan Random Effects Ordered Logit digunakan sebagai robustness check pada dua indikator penyusun sanitasi, yaitu kualitas fasilitas buang air besar dan kualitas tempat pembuangan akhir tinja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pendidikan kepala desa, tingkat pendidikan sekretaris desa, dan jumlah aparatur desa berhubungan positif dan signifikan terhadap kualitas sanitasi desa. Di antara ketiga indikator kapasitas tersebut, pendidikan sekretaris desa menunjukkan hubungan yang paling kuat, mengindikasikan pentingnya kapasitas administratif dalam mendukung perencanaan dan pelaksanaan pembangunan sanitasi. Hasil robustness check menunjukkan pola hubungan yang konsisten sehingga memperkuat validitas temuan penelitian. Penelitian ini menyimpulkan bahwa peningkatan kualitas sanitasi desa tidak hanya memerlukan dukungan infrastruktur dan pendanaan, tetapi juga penguatan kapasitas sumber daya manusia pemerintah desa melalui peningkatan pendidikan dan kompetensi aparatur.