Tesis
Evaluasi Kebijakan Akuntansi Pengakuan, Pengukuran dan Penyajian Aset Eks Likuidasi
Evaluation of Accounting Policy for Recognition, Measurement and Presentation of Ex-Liquidation Assets
Pengarang:
Dian Endah Kurniawati - ; Nanda Ayu Wijayanti (Pembimbing/Promotor) - ; Budi Frensidy (Penguji) - ; Aria Farah Mita (Penguji) -
Deskripsi
Lembaga XYZ menghadapi tantangan dalam perbaikan kebijakan akuntansi aset eks likuidasi setelah temuan BPK dalam Laporan Keuangan 2022 mengenai pencatatan aset secara off balance sheet sebagai aset kontinjensi, meskipun aset tersebut terbukti menghasilkan arus kas masuk. Kondisi ini menunjukkan ketidaksesuaian antara perlakuan akuntansi dan substansi ekonomi serta tuntutan akuntabilitas publik. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kebijakan akuntansi pengakuan, pengukuran dan penyajian aset eks likuidasi pada Lembaga XYZ dengan mengacu pada Kerangka Konseptual Pelaporan Keuangan, PSAK 237, PSAK 113, serta prinsip akuntabilitas publik. Penelitian menggunakan metode studi kasus kualitatif melalui telaah dokumentasi, wawancara dengan pihak internal, auditor eksternal, dan ahli akuntansi serta benchmarking terhadap entitas sejenis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan 2021-2023 yang mencatat aset eks likuidasi sebagai aset kontinjensi tidak sejalan dengan kerangka konseptual karena aset tersebut memenuhi kriteria pengakuan aset. Mulai tahun 2025, Lembaga XYZ mengubah kebijakan dengan mengakui aset dalam laporan posisi keuangan. Tantangan utama terletak pada pengukuran, nilai wajar akibat tidak tersedianya pasar aktif, sehingga digunakan pengukuran nilai wajar hirarki level 3 dengan penilai independen. Penyajian aset telah diperbaiki, namun pengungkapan ketidakpastian estimasi masih perlu diperkuat.