Tesis
Evaluasi Penerapan Ketentuan Perpajakan Atas Kewajaran Harga dan Kesesuaian Metode Transfer pricing dalam Transaksi Afiliasi Biaya Royalti Nama Dagang (Studi Kasus Pada PT. ABC)
Evaluation of Tax Regulation Compliance on Arm’s length principle and the Selection of Transfer pricing Methods in Related-Party Royalty Transactions for Trade Name ( Case Study at PT. ABC)
Pengarang:
Delfiana Primashinta Iskandar - ; Siti Nuryanah (Penguji) - ; Arifin Rosid (Pembimbing/Promotor) - ; Subagio Effendi (Penguji) -
Deskripsi
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi penerapan ketentuan perpajakan atas kewajaran harga dan kesesuaian metode transfer pricing dalam transaksi afiliasi biaya royalti atas penggunanaan nama dagang pada PT. ABC. Studi kasus ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, melalui analisis dokumentasi transfer pricing, peraturan perpajakan, serta wawancara dengan pihak internal perusahaan, konsultan pajak independen, dan tim pemeriksa pajak. Analisis dilakukan dengan menggunakan kerangka Development, Enhancement, Maintenance, Protection, and Exploitation (DEMPE), analisis fungsi, aset, dan risiko (FAR), serta analisis kesebandingan sesuai dengan pedoman OECD Transfer pricing Guidelines dan peraturan domestik seperti PMK-22/PMK.03/2020 dan perubahannya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PT. ABC telah membuktikan eksistensi dan manfaat ekonomis nama dagang melalui kontrak lisensi dan dokumen pendukung, serta menetapkan struktur kepemilikan yang sah. Penerapan analisis FAR mengidentifikasi bahwa kontribusi strategis atas pengembangan dan perlindungan merek global dimiliki oleh induk usaha, sedangkan entitas lokal berperan operasional. Sehingga secara keseluruhan penerapan ketentuan perpajakan oleh PT. ABC telah dilakukan sesuai dengan ketentuan yang berlaku dan sejalan dengan prinsip kewajaran dan kelaziman usaha, sebagaimana tercermin tahapan analisis yang diatur dalam regulasi. Evaluasi terhadap kesesuaian pemilihan metode pengujian kewajaran harga digunakan metode Comparable Uncontrolled Price (CUP) meskipun secara substansi metode yang diterapkan dengan melakukan perbandingan dengan transaksi independen dalam kondisi yang sebanding, namun transaksi royalti nama dagang lebih selaras dengan karakteristik metode Comparable Uncontrolled Transaction (CUT) sebagaimana diatur dalam regulasi domestik terkait objek intangible