Tesis
Penyusunan Kerangka Objective and Key Results dan Key Performance Indicators sebagai Sistem Penilaian Kinerja di YPI
Formulation of Objective and Key Results and Key Performance Indicators Framework as a Performance Measurement System in YPI
Pengarang:
Khisi Kinanti - ; Dwi Hartanti (Pembimbing/Promotor) - ; Machmudin Eka Prasetya (Penguji) - ; Nureni Wijayati (Penguji) -
Deskripsi
Sektor nirlaba memegang peranan penting dalam pembangunan sosial, namun keberlanjutan operasionalnya sangat ditentukan oleh kemampuan organisasi memperoleh pendanaan eksternal. YPI menghadapi tantangan signifikan karena sulit mendapatkan donor eksternal, membuatnya ketergantungan terhadap pendanaan dari kantor pusat. Terjadi tren penurunan pendanaan dalam enam tahun terakhir meskipun output program meningkat. Hal ini mendukung temuan bahwa donor tidak hanya menilai jumlah peserta tetapi mengutamakan akuntabilitas, transparansi, dan bukti dampak yang terukur. Ketiadaan sistem pengukuran kinerja yang terstruktur menyebabkan yayasan kesulitan menunjukkan value creation program secara meyakinkan, sehingga diperlukan kerangka manajemen kinerja yang dapat menyelaraskan tujuan strategis dan mendukung peningkatan pendanaan eksternal secara sistematis. Tujuan penelitian adalah merumuskan kerangka Objectives and Key Results (OKR) yang relevan dengan konteks yayasan, serta menurunkan Key Performance Indicators (KPI) operasional yang dapat digunakan untuk memantau pencapaian hasil secara berkelanjutan. Penelitian ini menggunakan desain studi kasus dengan pendekatan kualitatif, berfokus pada satu objek penelitian yaitu YPI. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara semiterstruktur, Focus Group Discussion (FGD), analisis dokumen internal, serta benchmarking terhadap praktik pengelolaan kinerja dan fundraising di Malaysia dan Filipina. Analisis naratif tematik digunakan untuk menginterpretasikan pola permasalahan dan kebutuhan organisasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tantangan utama yayasan terletak pada lemahnya dokumentasi dampak, belum adanya standar program yang baku, keterbatasan narasi komunikasi, serta belum adanya sistem pelaporan kinerja yang terukur. Berdasarkan temuan tersebut, penelitian merumuskan empat objective strategis OKR yang mencakup penguatan dokumentasi dan pelaporan dampak, peningkatan kapasitas pendanaan eksternal, perbaikan tata kelola program dan komunikasi relawan, serta perluasan kemitraan strategis. Setiap objective diturunkan menjadi key results yang spesifik dan terukur, kemudian dipadukan dengan KPI sebagai indikator operasional yang digunakan untuk memantau kinerja. Kerangka OKR–KPI ini memberikan dasar awal bagi YPI untuk menyelaraskan tujuan strategis, meningkatkan kredibilitas kepada donor, dan memperkuat peluang pendanaan eksternal di masa mendatang.