Tesis
Evaluasi Penerapan Budaya RIsiko Pada Perusahaan Investasi Digital PT XYZ
Evaluation of Risk Culture Implementation at Digital Investment Company PT XYZ
Pengarang:
Fanny Wiryana - ; Tubagus Muhamad Yusuf Khudri (Pembimbing/Promotor) - ; Machmudin Eka Prasetya (Penguji) - ; Siti Nurwahyuningsih Harahap (Penguji) -
Deskripsi
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi budaya risiko di perusahaan investasi digital
PT XYZ menggunakan kerangka The Institute of Risk Management (IRM) 2012. Metode
penelitian yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan kualitatif. Data
diperoleh melalui wawancara semi-terstruktur dan survei. Berdasarkan analisis tingkat
individu melalui survei menggunakan Risk Type Compass dan Moral DNA. Hasil Risk
Type Compass menunjukkan bahwa karyawan di PT XYZ cenderung memiliki toleransi
risiko yang relatif seimbang pada sebagian besar tipe risiko. PT XYZ menunjukkan
kombinasi sifat adventurous–deliberarate (berani namun tetap tenang dan stabil) dan
prudent–intense (hati-hati). Berdasarkan analisis Moral DNA, PT XYZ menunjukkan
kecenderungan menggunakan logika (reason ethics) dalam mengambil keputusan.
Berdasarkan analisis tingkat organisasi menggunakan wawancara dan Double S, data
menunjukkan bahwa budaya di PT XYZ jatuh ke dalam kategori communal yang
menunjukkan bahwa PT XYZ memiliki tingkat sosialitas serta solidaritas yang tinggi.
Berdasarkan evaluasi menggunakan 8 IRM Risk Culture Aspects Model,terdapat beberapa
aspek yang perlu ditingkatkan yaitu Risk Leadership, Responding to Bad News, Risk
Risk Transparency, Risk Competence, Risk Decisions, dan Rewarding Appropriate Risk
Governance dan Risk Resources dan aspek yang sudah tergolong cukup baik yaitu Taking.
PT XYZ menggunakan kerangka The Institute of Risk Management (IRM) 2012. Metode
penelitian yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan kualitatif. Data
diperoleh melalui wawancara semi-terstruktur dan survei. Berdasarkan analisis tingkat
individu melalui survei menggunakan Risk Type Compass dan Moral DNA. Hasil Risk
Type Compass menunjukkan bahwa karyawan di PT XYZ cenderung memiliki toleransi
risiko yang relatif seimbang pada sebagian besar tipe risiko. PT XYZ menunjukkan
kombinasi sifat adventurous–deliberarate (berani namun tetap tenang dan stabil) dan
prudent–intense (hati-hati). Berdasarkan analisis Moral DNA, PT XYZ menunjukkan
kecenderungan menggunakan logika (reason ethics) dalam mengambil keputusan.
Berdasarkan analisis tingkat organisasi menggunakan wawancara dan Double S, data
menunjukkan bahwa budaya di PT XYZ jatuh ke dalam kategori communal yang
menunjukkan bahwa PT XYZ memiliki tingkat sosialitas serta solidaritas yang tinggi.
Berdasarkan evaluasi menggunakan 8 IRM Risk Culture Aspects Model,terdapat beberapa
aspek yang perlu ditingkatkan yaitu Risk Leadership, Responding to Bad News, Risk
Risk Transparency, Risk Competence, Risk Decisions, dan Rewarding Appropriate Risk
Governance dan Risk Resources dan aspek yang sudah tergolong cukup baik yaitu Taking.